Indonesia Turunkan Enam Atlet Cabor Skate Board

Editor: Satmoko Budi Santoso

277
Atlet Pelatnas Skate board unjuk kebolehan di depan Menpora Imam Nahrawi. Skateboard hanya akan menurunkan 6 atlet di Asian Games 2018. Foto: kemenpora.go.id

JAKARTA – Untuk pertama kali cabang olahraga skate board akan dipertandingkan di ajang Asian Games di Jakarta dan Palembang, Agustus ini. Meski begitu, Indonesia yang bertindak sebagai tuan rumah tidak menurunkan banyak atlet pada cabor ini. Indonesia hanya akan menurunkan enam atlet saja.

Menurut Pelatih Kepala Timnas Skate Board Indonesia, Jojaya Charles Kusuma, cabor skate board sebenarnya memberi peluang bagi setiap tim untuk mengirimkan dua atlet berbeda untuk dua nomor yang dipertandingkan.

Pertandingan skate board Asian Games yang berlokasi di Jakabaring Sport City Palembang, terdiri atas dua nomor, yakni street dan park (bowl) untuk putra dan putri. Artinya, sesuai aturan pertandingan di atas kertas, ada kuota delapan atlet berbeda yang bisa ikut serta.

Hanya saja, setelah melalui proses seleksi dan persiapan yang sangat mepet, PB Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia yang menaungi skate board, belum bisa memenuhi kuota tersebut.

“Sebagai tuan rumah kita memang berharap bisa sebanyak mungkin menurunkan skate boarder. Tapi, aturannya ada kuota hanya boleh dua orang,” katanya.

Di nomor park putra, timnas akan menurunkan Sanggoe Dharma Tanjung dan Gregorius Aldwin Angka Widjaja. Sedangkan nomor street, ada Pevi Permana dan Jason Dennis Lijnzaat. Nama-nama tersebut sudah cukup dikenal dalam olahraga skate board Tanah Air. Pevi Permana adalah satu dari sekian banyak skate boarder Indonesia yang mendunia.

Sedangkan, Sanggoe Dharma merupakan peringkat ketiga pada ajang FISE World Malaysia 2014, peringkat enam dunia di X-Games di Shanghai 2015, dan skate boarder Indonesia pertama yang berlaga di Street League (SLS) di Barcelona 2017.

Ia pun sangat berharap dari putra, terutama Sanggoe bisa tampil baik dan meraih medali emas. “Rival paling berat dari Jepang,” terangnya.

Sedangkan atlet putri, timnas hanya menurunkan dua atlet, salah satunya adalah Nyimas Bunga Cinta. Skate border berusia 12 tahun ini akan turun di dua nomor. Sedangkan satu atlet lainnya adalah Aliqqa Kayyisa.

“Putri tidak ada target medali karena pertama kali ikut pertandingan. Bunga Cinta masih level pemula, baru umur 12 tahun, tapi merupakan aset Indonesia karena punya bakat. Dia calon juara,” tegasnya.

Setiap nomor pada cabang olahraga skate board akan memperebutkan dua medali emas. Setiap atlet pada tiap nomor saling bersaing untuk mendapatkan nilai tertinggi, mulai dari babak kualifikasi hingga final. Pada nomor street, setiap skater akan melalui sesi run dalam waktu 45 detik untuk beratraksi di semua rintangan.

Baca Juga
Lihat juga...