Ivan Gemilang, PSIM Bungkam Semeru FC 1-0

Editor: Mahadeva WS

289
Bona Simanjuntak, Pelatih Kepala PSIM Yogyakarta - Foto: sodik

LUMAJANG – Perlahan tapi pasti PSIM Yogyakarta terus memperbaiki posisi di papan klasemen Liga 2 grup timur. Setelah menutup seluruh defisit poin, Laskar Mataram mulai merangsek ke posisi yang lebih baik di daftar klasemen sementara.

Senin (9/7/2018), Laskar Mataram memastikan tambahan tiga poin setelah mengandaskan perlawanan tuan rumah Semeru FC dengan skor tipis 1-0. Gol tunggal Laskar Mataram diciptakan Hendrico Satriadi di menit 28. Namun bintang lapangan pada laga tandang itu bukan hanya Hendrico.

Kiper PSIM, Ivan Febianto menjadi sosok dibalik kesuksesan Laskar Mataram pulang dari lawatan ke Lumajang Jawa Timur dengan membawa poin sempurna. Ivan menjadi pahlawan setelah ia berhasil menggagalkan eksekusi penalti tuan rumah di menit 70.

Dengan tambahan tiga poin ini, Laskar Mataram keluar dari zona merah dan bertengger di urutan sembilan klasemen dengan koleksi lima poin. Kemenangan atas Semeru FC menambah catatan apik skuad asuhan Bona Simanjuntak di luar kandang.

Dari empat laga tandang yang telah dijalani Laskar Mataram musim ini, Hendika Arga Permana dan kawan-kawan, dua kali meraih kemenangan dan seri serta kalah masing-masing satu kali. Kemenangan tandang pertama Laskar Mataram diraih di Stadion Petrokimia kontra Persegres Gresik United pada 10 Mei lalu, kemudian hari ini di Stadion Semeru.

Hasil seri diraih saat menantang PSBS Biak pada 6 Mei. Saat itu laga berakhir dengan skor imbang tanpa gol. Sedangkan kekalahan diraih Laskar Mataram di laga pertama kontra Madura FC 26 April lalu.

Dihubungi melalui ponselnya, Bona Simanjuntak mengungkapkan, pihaknya sangat senang karena target tiga poin di Stadion Semeru bisa terealisasi. Menurut Dia, anak asuhnya bermain cukup baik selama babak pertama laga dan berhasil membuka keunggulan melalui Hendrico.

Namun demikian, keunggulan justru membuat Laskar Mataram tidak berani keluar di babak kedua. Hasilnya benteng pertahanan Laskar Mataram banyak tertekan hingga wasit menunjuk titik putih setelah Fandy Edi dianggap melakukan pelanggaran di dalam kotak terlarang. “Kami banyak ditekan di babak kedua. Tapi kami bersukur karena kami tetap bisa pulang membawa poin penuh. Ivan tampil gemilang dengan menghalau eksekusi penalti lawan,” katanya.

Setelah laga tandang ini, PSIM bakal kembali bermain di kendang menjamu Persiwa Wamena dan Kalteng Putra masing-masing pada 14 dan 19 Juli.

Lihat juga...

Isi komentar yuk