Jelang Kedatangan Presiden, Rentetan Tembakan Kagetkan Warga Sleman

Editor: Makmun Hidayat

970

YOGYAKARTA — Aksi baku tembak, yang melibatkan sejumlah anggota kepolisian berseragam sipil terjadi di Jalan Kaliurang KM 9,5 tepatnya di sekitar pertigaan Ngasem, Ngaglik, Sleman Sabtu (14/07/2018) sore.

Dari keterangan sejumlah saksi, sempat terdapat salah satu orang yang diduga terkena tembakan dan tergeletak di pinggir jalan raya Kaliurang. Belum diketahui secara pasti apakah ada pihak tewas dalam peristiwa ini.

“Tadi sekitar pukul 17.00 WIB saya lewat lokasi mau pulang ke kos. Sempat terdengar suara tembakan. Cukup banyak. Lebih dari 10 kali. Sempat ada yang tergeletak di jalan,” ujar warga sekitar, seorang supir ojek online, Ardian (35).

Saksi mata kejadian, pengemudi ojek online Ardian (35) – Foto: Jatmika H Kusmargana

Ardian menyebut sejumlah orang yang diduga terlibat baku tembak dengan pihak kepolisian itu menggunakan sepeda motor matic dari arah utara. Peristiwa itu sendiri dikatakan terjadi di sekitar depan ruko counter HP.

“Sempat ada perlawanan. Pakai sepeda motor matic. Polisi berseragam intel juga ada banyak,” ujarnya yang mengaku hendak menuju kosnya dari arah selatan ke utara.

Sekitar pukul 19.10 WIB terlihat seseorang mengenakan baju sipil diamankan oleh pihak kepolisian dari TKP. Ia dibawa oleh sejumlah anggota kepolisian berseragam sipil menggunakan mobil berplat hitam meninggalkan lokasi. Sekitar 10 menit kemudian, dua buah mobil ambulan juga nampak meningalkan lokasi.

Hingga saat ini, kondisi di sekitar lokasi kejadian masih ditutup oleh pihak aparat kepolisian. Garis polisi dibentangkan sekitar 200 meter dari lokasi. Sejumlah polisi nampak berjaga-jaga. Warga dilarang mendekat dan diminta menjauhi lokasi. Beberapa mobil seperti dari tim Gegana juga nampak berjaga di sekitar TKP.

Sejumlah anggota kepolisian nampak mengamankan seseorang – Foto: Jatmika H Kusmargana

Informasi yang berkembang di masyarakat, peristiwa ini terkait dengan kasus perampokan. Namun ada juga yang menyebut peristiwa ini terkait dengan terorisme. Sementara itu pihak kepolisian dari Polda DIY sendiri sejauh ini belum memberikan keterangan resmi terkait peristiwa ini.

Adanya peristiwa ini sendiri cukup mengagetkan sejumlah pihak termasuk pihak kepolisian Polda DIY. Pasalnya, direncanakan pada Minggu (15/07/2018) sore besok, Presiden RI Joko Widodo direncanakan berkunjung ke Jogja. Sementara pada tanggal 17 Juli mendatang Wapres Jusuf Kalla juga diagendakan datang ke Jogja untuk menghadiei rangkaian kegiatan Asean Games 2018.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.