Juliatmono Minta Masyarakat Gotong Royong Bangun Karanganyar

Editor: Satmoko Budi Santoso

189

SOLO – Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar, Juliatmono – Robert Christanto, meminta seluruh masyarakat untuk tidak lagi membicarakan Pilkada usai ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar terpilih.

Masyarakat diajak bersama bekerja bahu membahu membangun Karanganyar yang lebih baik.

Hal inilah yang ditekankan Juliatmono, pascaditetapkan sebagai Calon Bupati terpilih melalui Pleno yang diselenggarakan KPU Karangnyar. Politisi partai Golkar ini menyatakan jika pascaPilkada 27 Juni 2018 lalu, sudah tidak ada rival politik.

“Saya menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat karena banyak hal yang kurang berkenan selama Pilkada. Kami juga berterima kasih dan bersyukur akan pelaksanaan Pilkada yang berlangsung dengan baik,” papar Juliatmono kepada awak media, Rabu (25/7/2018).

Pilkada Karanganyar, menurut dia, merupakan pendidikan politik bagi seluruh masyarakat. Oleh karena itu, pascaPilkada, dirinya mengajak seluruh masyarakat kembali untuk bersama-sama memajukan Karanganyar.

Tak terkeculai lawan politik dalam Pilkada lalu, pihaknya akan terus merangkul untuk memperkuat kesatuan dan persatuan di Bumi Intanpari.

“Kami tidak pernah menempatkan rivalitas politik dalam Pilkada sebagai musuh. Pesta demokrasi telah usai, mari bersama-sama bergotong-royong untuk bisa lebih baik lagi. Kami juga berterima kasih karena telah mendapat amanah untuk melanjutkan pembangunan di Karanganyar. Kami mohon doa restunya,” terang dia.

Sementara itu, Ketua KPU Karanganyar Sri Handoko menyatakan, Rapat Pleno Terbuka Penetapan Pasangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih pada Pilkada Karanganyar 2018 merupakan tahapan terakhir yang dilakukan pihaknya.

Selanjutnya, pihaknya akan mengirimkan berita acara rapat pleno terbuka penetapan bupati dan wakil bupati terpilih ini kepada DPRD Karanganyar.

“Setelah berita acara kami tandatangani, kami segera serahkan kepada DPRD untuk bisa melaksanakan proses berikutnya. Rapat Pleno penetapan calon bupati dan wakil bupati terpilih ini tahapan terakhir kami. Selanjutnya sudah bukan ranah kami,” terang Handoko.

Dalam rapat pleno penetapan calon bupati dan wakil bupati terpilih, seluruh pasangan diundang. Termasuk seluruh pimpinan partai politik di Karanganyar, serta Forum Koordinator Pimpinan Daerah (Forkompinda) juga diundang. Hanya saja dalam penetapan ini, pasangan nomor urut satu tidak hadir.

“Kami undang semua, termasuk pasangan calon kita undang. Dengan berakhirnya rapat pleno ini, tugas kami sebagai penyelenggara Pilkada telah selesai,” tandasnya.

Baca Juga
Lihat juga...