Kades Nelle Urung Berikan SKTM Sesuai Persyaratan

Editor: Mahadeva WS

540

MAUMERE – Kepala Desa Nelle Urung, Kecamatan Nelle Yulius Welung tetap akan memberikan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) kepada warga yang betul-betul memenuhi syarat tidak mampu dan merupakan masyarakat miskin.

Kepala desa Nelle Urung Yulius Welung. Foto : Ebed de Rosary

Dengan demikian, tidak semua warga yang meminta SKTM bisa memperolehnya. “Dalam memberikan SKTM tentu saya mempunyai pertimbangan dan ada prosedurnya, sehingga tidak semua warga bisa mendapatkannya agar bisa terbebas dari biaya berobat di rumah sakit. Saya tahu mana warga yang mampu dan mana yang tidak mampu,” tegas Yulius Welung, Jumat (6/7/2018).

Yulius menyebut, tidak semua warganya mendapatkan bantuan beras Rastra, dana PKH, maupun kartu KIS dan KIP dari pemerintah. Hal tersebutlah yang membuatnya tidak bisa memberikan SKTM kepada semua warga desanya yang mengajukan.

“Tadi warga datang dan kami bertemu bersama BPD dimana warga meminta agar SKTM yang mereka minta saya berikan tapi saya tidak mau. Warga minta kalau ada yang minta SKTM kepala desa harus memberikan saja sebab itu kan bukan uang dari desa tapi dari Pemkab Sikka tapi saya tidak mau buat surat itu,” tegasnya.

Yulius menyebut, jika semua permintaan SKTM disetujui, dikhawatirkan semua warga akan meminta untuk mendapatkan beras Rastra atau Raskin. Untuk memberikan SKTM Yulius mengaku harus melakukan konsultasi dengan Camat Nelle dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Sikka.

“Saya perlu konsultasikan dahulu dengan camat dan Kadis PMD Sikka agar jangan sampai saya yang disalahkan. Saya tidak pilih kasih dalam memberikan SKTM seperti yang dituduhkan warga tapi saya harus seleksi dahulu sebab kalau warga mampu maka tidak bisa diberikan SKTM,” sebutnya.

Terkait motor dinas yang dibeli dari dana desa 2016, yang dikatakan warga dipergunakan oleh warga yang mendukungnya untuk aktifitas pribadi. Yulius mengatakan, motor dinas tersebut diberikan kepada aparat desa, BPD dan warga yang mau menggunakannya dan motor disimpan di kantor desa bukan di rumahnya.

Camat Nelle Laurensius Regi saat ditanyai Cendana News mengatakan, dirinya telah mengumpulkan tokoh masyarakat, aparat BPD dan Kepala Desa Nelle Urung dan membicarakan kebijakan SKTM yang dipersoalkan warga. Kepala desa dikatakan tidak mau memberikan SKTM kepada warganya.

“Tadi kami sudah pertemuan dan surat pernyataan yang dibuat sebelumnya redaksinya dirubah sebab PNS dan TNI Polri masuk kategori mampu dan tidak berhak mendapatkan SKTM. Saya juga sudah minta kepala desa agar memberikan SKTM sesuai aturan dan pihak kecamatan hanya mengetahuinya saja,” ungkapnya.

Laurensius juga menekankan agar Kepala Desa Nelle Urung wajib memberikan SKTM kepada warga sesuai kriteria dan syarat sebagai masyarakat tidak mampu. “Kalau warga minta agar semua orang berhak mendapatkan SKTM pasti tidak mungkin terjadi,” tandasnya.

Berita acara hasil kesepakatan pertemuan antara masyarakat Nelle Urung, BPD dan Kepala Desa Nelle Urung menyebut, seluruh masyarakart desa Nelle Urung berhak mendapatkan SKTM baik untuk dipergunakan di Puskesmas maupun di RSUD TC Hillers Maumere kecuali Aparatur Sipil Negara (ASN).

Semua perwakilan warga, BPD dan Kepala Desa Nelle Urung menandatangani surat pernyataan tersebut disaksikan oleh Camat Nelle. Meski demikian, usai pertemuan warga merasa tidak puas karena beberapa SKTM yang dibawa warga belum ditandatangani kepala desa.

Baca Juga
Lihat juga...