Kapolresta Malang Imbau Jajaran Tingkatkan Profesionalisme

Editor: Koko Triarko

226
MALANG – Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Malang, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP), Asfusri, meminta kepada seluruh jajarannya untuk terus meningkatkan profesionalisme, pelayanan dan hubungan baik dengan berbagai elemen masyarakat dengan semangat Promoter.
Menurutnya, melalui hubungan yang baik dengan berbagai pihak, bisa membawa Kepolisian Republik Indonesia menjadi lembaga yang dipercaya oleh masyarakat, sehingga mendapatkan ranking ke tiga. Hal ini tentunya merupakan wujud apresiasi masyarakat atas kinerja yang dilakukan oleh Polri.
Termasuk di Polresta Malang, dengan momentum HUT Bhayangkara, diharapkan bisa lebih memacu anggota Polresta Malang untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang lebih maksimal.
“Mari kita melaksanakan tugas ini dengan penuh keikhlasan, dan menjadikannya sebagai niat ibadah, sehingga apa yang kita lakukan bisa menjadi amal ibadah untuk kita semua, terutama tugas Polri ini merupakan tugas amal makruf nahi munkar,” ujarnya, saat memepringati Hari Bhayangkara ke-72, di Mapolresta setempat, Rabu (11/7/2018).
Lebih lanjut, dalam sambutan Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) yang dibacakan AKBP Asfuri, disampaikan bahwa berbagai upaya perbaikan yang dilakukan oleh Polri melalui program ‘promoter’ telah memberikan dampak positif yang signifikan, sebagai tindak lanjut dalam reformasi internal yang telah dibangun sebelumnya.
“Program promoter dibangun melalui pendekatan profesionalisme dan modernisasi, guna meraih kepercayaan publik yang difokuskan pada tiga kebijakan utama, yakni peningkatan kinerja, perbaikan, perbaikan kultur dan manajemen media,” terangnya.
Menurutnya, peningkatan kinerja telah diwujudkan dengan peningkatan kualitas pelayanan publik, profesionalisme dalam penegakan hukum, dan pemeliharaan stabilitas keamanan secara optimal. Perbaikan kultur diwujudkan dengan menekan budaya korupsi, dan menghilangkan arogansi kekuasaan.
Sedangkan perbaikan manajemen media dilaksanakan pada media konvensional dan media sosial, dengan mengangkat prestasi-prestasi Polri dan menetralisir berita negatif, termasuk berita hoax.
“Selama dua tahun program promoter berjalan, kepercayaan publik terhadap institusi Polri terus meningkat. Polri yang pada 2016 termasuk dalam tiga institusi tidak dipercaya publik, kini dari survei yang telah dilaksanakan oleh berbagai lembaga, telah menempatkan Polri berada pada tiga besar lembaga dengan kepercayaan publik terbaik,” ungkapnya.
Sementara itu dalam acara tasyakuran itu, Polresta Malang juga memberikan penghargaan kepada anggota Polri dan masyarakat yang telah berprestasi dan turut serta membantu tugas kepolisian dalam pengungkapan kasus tabrak lari dan curanmor.
Baca Juga
Lihat juga...