Kemensos Fokus Kembangkan DSM Perbatasan Tangani Kemiskinan

208
Menteri Sosial RI, Idrus Marham–Foto: Turmuzi

JAKARTA — Kementerian Sosial akan menfokuskan pengembangan Desa Sejahtera Mandiri (DSM) di wilayah perbatasan sebagai salah satu upaya menangani kemiskinan.

“Kami akan fokus mengembangkan DSM ini pada wilayah perbatasan.

Dari 41 kabupaten/kota yang memilki perbatasan, daerah akan menentukan desa mana saja, dan apa potensi yang bisa dikembangkan sehingga warga bisa sejahtera,” kata Menteri Sosial Idrus Marham dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Kamis (12/7/2018).

Mensos mengatakan hal tersebut pada Forum Rektor untuk Pengembangan Model Desa Sejahtera Mandiri, di Bandung, Rabu (12/07) malam yang dihadiri sejumlah rektor dari 22 perguruan tinggi di Tanah Air.

Menurut Idrus, perbatasan dipilih karena merupakan garda depan pertahanan negara. Bila warganya di perbatasan sejahtera, maka ketahanan negara juga akan kokoh.

Dalam pertemuan itu, para rektor diminta mengkaji desa – desa yang tersebar di perbatasan yang bisa kembangkan dengan konsep DSM.

“Apakah ada potensi keekonomian yang tinggi di desa tersebut, kesiapan sumber daya manusia yang kuat dan yang lebih penting adalah penguatan lingkungan. Ini yang akan menjadi patokan umum pengembangan desa menjadi DSM,” kata Mensos.

Selain menggali potensi desa untuk dikembangkan, perguruan tinggi juga diminta menginventarisir kendala yang dihadapi desa.

Mensos menyatakan, keterlibatan perguruan tinggi dalam pengembangan DSM, dilakukan di tingkat lapangan dengan jalan menerjunkan mahasiswa untuk melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN).

Kemitraan Kementerian Sosial dengan perguruan tinggi dalam pengembangan program DSM sudah dimulai sejak 2015. Kerja sama sudah meluas dengan 22 perguruan tinggi, dengan mengembangkan 140 DSM.

Program DSM merupakan terobosan baru dalam upaya percepatan penanganan kemiskinan terpadu. Perguruan tinggi diharapkan dapat berperan sebagai inisiator sekaligus pelaku berdasarkan potensi, kapasitas dan kapabilitas yang dimiliki, sedangkan Kementerian Sosial adalah fasilitator dan pengarah. [Ant]