Kepatuhan Pajak UMKM Meningkatkan Peluang dan Reputasi Usaha

Editor: Mahadeva WS

260
Direktur Potensi Kepatuhan dan Penerimaan Pajak Ditjen Pajak Yon Arsal - Foto Tommy Abdulah

JAKARTA – Kebijakan Pajak Penghasilan (PPh) Final sebesar 0,5% bagi kalangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) akan menambah peluang usaha. Keberadaanya akan memberikan kemudahan kepada perbankan dan reputasi usaha. 

“Apa saja kelebihan PP 23 tahun 2018 tentang PPh Final 0,5% untuk UMKM? Masyarakat (UMKM) akan diajak ke sektor formal. Jika masyarakat membayar pajak, maka akan terbuka lapangan usaha yang luas. Maka, UMKM harus punya NPWP, maka sektor bank akan terbuka luas, meningkatkan reputasi  UMKM ini sendiri,” ujar Direktur Potensi Kepatuhan dan Penerimaan Pajak Ditjen Pajak Yon Arsal, Jumat (06/07/2018).

Salah satu syarat agar usaha bisa mendapatkan pembiayaan dari bank (bankable) adalah memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Kemudian memiliki pembukuan usaha yang layak. Tidak hanya akan meningkatkan reputasi, UMKM juga bisa meluaskan peluangnya seperti ikut pengadaan barang dan jasa di lingkungan pemerintah.

Melalui kebijakan PPh Final 0,5%, pemerintahan Jokowi mendorong agar kalangan UMKM naik kelas serta memiliki peluang meningkatkan modal serta membuka akses. Penerapan PPh Final 1% sudah diperkenalkan sejak 2013 melalui PP 46/2013. Cara perhitungannya berbeda dengan PP 23/2018 tentang PPh UMKM 0,5%.

Ketika penghitungan PPh final 1%, merupakan simplikasi atau penyederhanaan dari peraturan PPh sebelum 2013, ternyata menuai protes dari pengusaha UMKM. Sebab karena pajak finalnya dihitung dari omzet maka akan merugikan bagi pengusaha yang mengalami kerugian.

“Adapun dari PPh Final sesuai PP 46/2013 sebesar 1% yang dibayarkan sampai 2017 mencapai Rp5,7 triliun. Jika dibagi 250 juta orang penduduk Indonesia persentasenya per orang berkontribusi 2,2% kepada total penerimaan pajak nasional,” jelasnya.

PP 23/2018 diharapkan bisa memberikan kemudahan dalam melaksanakan kewajiban perpajakan, memberikan kesempatan masyarakat berkontribusi bagi negara dan menyebarkanluaskan pengetahuan tentang manfaat pajak.

Baca Juga
Lihat juga...