KPK Amankan 12 Orang dari OTT di Lampung

Editor: Koko Triarko

298
Kabiro Humas KPK, Febri Diansyah. –Foto: Eko Sulestyono
JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), mengatakan, terkait dengan operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Lampung Selatan, saat ini untuk sementara ada 12 orang yang menjalani pemeriksaan intensif di Mapolda Lampung.
Kepala Biro Humas KPK, Febri Diansyah mengatakan, rencananya sebagian dari 12 orang itu secepatnya akan dibawa untuk menjalani pemeriksaan lanjutan di Gedung KPK Merah Putih, Jalan Kuningan Persada, Kuningan, Jakarta Selatan.
“Siapa saja pihak yang akan dibawa ke Jakarta, untuk sementara tergantung hasil pemeriksaan KPK di Mapolda Lampung”, kata Febri Diansyah, di Jakarta, Jumat (27/7/2018).
Dalam OTT ini, petugas KPK berhasil menyita uang tunai yang patut diduga sebagai suap atau gratifikasi, sebesar Rp700 juta. Masing-masing dalam pecahan Rp100 ribu dan Rp50 ribu. Hingga saat ini, penyidik masih mendalami motif dan tujuan pemberian uang tersebut.
Febri Diansyah mengatakan, diduga sebelumnya ada permintaan atau commitment fee dari Bupati Lamsel, terkait sejumlah perizinan proyek pembangunan infrastruktur di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamsel. Namun, penyidik masih mendalami dugaan tersebut dan dari mana asal aliran dana Rp700 juta, dan akan dipergunakan untuk apa.
Febri Diansyah menjelaskan, untuk sementara belum diketahui pemberian uang tersebut terkait dengan proyek apa. Penyidik KPK masih menelusuri apakah uang tunai Rp700 juta tersebut merupakan pemberian yang pertama atau yang kesekian kalinya.
Pantuan Cendana News langsung dari Gedung KPK Jakarta, sampai saat ini belum ada pengamanan khusus yang dilakukan petugas keamanan. Suasana masih tampak normal seperti biasanya.
Baca Juga
Lihat juga...