KPK Dukung Upaya Perbaikan Tata Kelola Lapas

Editor: Makmun Hidayat

168
Kabiro Humas KPK, Febri Diansyah di Gedung KPK Jakarta - Foto: Eko Sulestyono

JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendukung sejumlah upaya perbaikan yang saat ini sedang dilakukan oleh Direktorat Jenderal (Ditjen) Pemasyarakatan (PAS) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Republik Indonesia.

Namun KPK berharap bahwa perbaikan tersebut hendaknya dilakukan secara konsisten atau terus menerus bukan hanya bersifat sesaat.

Ditjen PAS Kemenkumham bersama sejumlah pihak terkait lainnya langsung menggelar kegiatan inspeksi mendadak pasca terjadinya Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dialkukan KPK di sejunlah sel tahanan narapidana kasus korupsi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat.

Demikian menurut penjelasan yang disampaikan Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di Gedung KPK Merah Putih, Jalan Kuningan Persada, Kuningan, Jakarta Selatan.

Pernyataan Febri tersebut merupakan tanggapan resmi dari KPK terkait adanya sejumlah langkah perbaikan yang dilakukan oleh Ditjen PAS Kemenkumham di sejumlah Lapas lainnya di seluruh Indonesia.

KPK berharap semoga dengan adanya perubahan atau perbaikan terkait tata cara pengelolaan khususnya di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) tersebut, maka selanjutnya akan dapat terus ditingkatkan dan dipertahankan secara konsisten. Jika hal tersebut dilakukan dengan baik dan sungguh-sungguh, maka fungsi kontrol serta pengawasan Lapas dipastikan akan berkalan efektif dan efisien.

“KPK mengapresiasi atau mendukung upaya Ditjen Pemasyarakatan Kemenkumham untuk menindaklanjuti pasca dilakukan kegiatan OTT yang dilakukan KPK di Lapas Sukamiskin, mereka langsung melakukan inspeksi mendadak dan melakukan sejumlah perbaikan, jika hal tersebut dilakukan secara tegas dan konsisten maka itu merupakan langkah awal yang baik,” jelas Kabiro Humas KPK, Febri Diansyah, di Gedung KPK Jakarta, Selasa (24/7/2018).

Menurut Febri hingga saat ini penyidik KPK untuk sementara masih fokus kepada sejumlah tersangka yang sedang diproses di tingkat penyidikan. Dengan demikian bisa dipastikan proses penyidikan tidak akan melebar kemana-mana, karena penyidikan memang membutuhkan sejumlah kesaksian dan alat bukti yang cukup.

Febri juga menjelaskan bahwa proses pemindahan para tahanan narapidana kasus korupsi ke lapas lain, seperti Nusakambangan sebenarnya tidak terlalu berpengaruh jika hal tersebut tidak diimbangi sejumlah perubahan atau perbaikan sistem pengelolaan Lapas yang baik. Salah satu yang paling penting dan mendasar adalah memastikan sejauh mana integritas para pejabat penyelenggara negara dalam hal ini misalnya seperti Kalapas.

KPK sebelumnya menggelar kegiatan OTT secara diam-diam di Lapas Sukamiskin, mereka berhasil menangkap dan mengamankan sejumlah pihak yang diduga terlibat. Diantaranya Wahid Husen, Kalapas Sukamiskin dan 3 orang lainnya, petugas KPK juga berhasil menyita dan mengamankan sejumlah barang bukti, masing-masing uang tunai dan 2 mobil mewah.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.