Kronologi OTT KPK di Kabupaten Lampung Selatan

Editor: Makmun Hidayat

211
Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan saat jumpa pers di Gedung KPK Jakarta -Foto: Eko Sulestyono

JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjelaskan kronologi operasi tangkap tangkap (OTT), terkait tindak pidana korupsi suap proyek infrastruktur di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lampung Selatan Tahun Anggaran 2018.

Dalam kasus itu, KPK telah menetapkan empat tersangka, antara lain Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan, Gilang Ramadhan, Anjar Asmara dan Agus Bhakti Nugroho.

Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan, mengatakan dalam kegiatan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung, petugas KPK berhasil menangkap dan mengamankan 12 orang ditambah sejumlah barang bukti Rp600 juta yang diduga merupakan uang suap atau gratifikasi terkait perizinan sejumlah proyek infrastruktur di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan,” jelasnya di Gedung KPK Jakarta, Jumat (27/7/2018).

Basaria menjelaskan terkait kronologi kehadian OTT KPK yang menjerat 4 orang sebagai tersangka tersebut.

Pada Kamis (26/7/2018), sekira pukul 20.00 WIB, petugas KPK menangkap dan mengamankan seorang oknum anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Lampung Selatan bernama Agus Bhakti Nugraha.

Selanjutnya mengamankan pihak swasta sekaligus pemilik CV 9 Naga, Gilang Ramadhan, Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Lampung Selatan, Anjar Asmara, serta sejumlah pihak terkait lainnya berinisial F, E, S dan LTI di sebuah hotel di Kota Bandar Lampung.

Saat mengamankan Agus Bhakti Nugraha, petugas KPK berhasil menemukan dan menyita uang tunai sebesar Rp200 juta. Malam itu juga semua pihak yang terjaring OTT langsung dibawa ke Mapolda Lampung.

Sedangkan dari tangan Anjar Asmara, penyidik KPK berhasil menyita sejumlah uang tunai Rp200 juta yang disimpan dalam tas kain warna merah.

Petugas KPK kemudian membawa Anjar Asmara ke rumah kediamannya, saat melakukan penggeledahan petugas berhasil menemukan dan menyita sejumlah uang tunai sebesar Rp400 juta yang disimpan dalam almari.

Kemudian pada Kamis malam sekitar pukul 23.00 WIB, petugas KPK kemudian menangkap dan mengamankan Zainudin Hasan, Bupati Lampung Selatan di rumah kediaman pribadinya di Kabupaten Lampung Selatan. Saat hampir bersamaan secara terpisah KPK juga mengamankan sejumlah pihak terkait lainnya, masing-masing DI, THM, N, EA dan SUD.

Pada hari Jumat (27/7/2018), sekitar Pukul 12.00 WIB, setelah melakukan pemeriksaan di Mapolda Lampung, KPK kemudian memberangkatkan 5 orang yang terjaring OTT ke Jakarta. Mereka tiba di Gedung KPK Merah Putih pada sekitar pukul 13.30 WIB.

Setelah sempat memeriksa 5 orang tersebut, akhirnya penyidik KPK menetapkan 4 sebagai tersangka, masing-masing GR, ZH, ABN dan AA.

Baca Juga
Lihat juga...