banner lebaran

Kunjungan Wisman ke Bali Meningkat 6,07 Persen

Editor: Mahadeva WS

192

BADUNG – Jumlah kedatangan wisatawan mancanegara (Wisman) di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali sampai dengan Juni 2018, mencapai 2.892.302 orang. Jumlahnya meningkat 6,07 % dibandingkan tahun lalu yang mencapai 2.726.785 orang.

General Manager Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai Yanus Suprayogi.-Foto: Sultan Anshori

General Manajer Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai Yanus Suprayogi mengatakan, wisman dari China yang berjumlah 684.106 orang masih menempati posisi pertama. Disusul Wisman dari Australia sebanyak 547.375 orang dan India 194.342 orang.

“Kami selaku pengelola bandara optimis pada tahun ini bisa mendatangkan wisman ke Indonesia lebih banyak dibandingkan tahun lalu yang hanya mencapai 5,9 juta orang. Hal tersebut bisa dicapai dengan merealisasikan keinginan airlines untuk menambah rute atau mengganti jenis pesawat operasional dengan kapasitas yang lebih besar,” tutur Yanus, Jumat (13/7/2018).

Yanus menambahkan, meski sempat ada travel warning dari beberapa negara akibat erupsi Gunung Agung. Hal itu tidak menjadi penghalang untuk mendatangkan wisatawan mancanegara ke Indonesia khususnya Bali. “Kami percaya bahwa Bali aman dan tetap menjadi top list tujuan wisata,” tambahnya.

Pertumbuhan jumlah wisatawan mancanegara pada semester I 2018 dipengaruhi oleh adanya permintaan rute penerbangan baru dari beberapa airlines. Diantaranya Qantas Airways yang membuka penerbangan Denpasar–Melbourne, Garuda Indonesia dengan rute Denpasar–Mumbai, serta Emirates dengan rute Dubai–Denpasar–Auckland.

“Selain membuka rute baru, Malindo Air mengajukan penambahan frekuensi penerbangan Denpasar–Kuala Lumpur, dan yang terbaru adalah Singapore Airlines untuk rute Denpasar–Singapura yang mengganti pesawat operasional Airbus 330-300 berkapasitas 285 kursi dengan Boeing 787-10 pada penerbangan SQ942 Singapura–Denpasar dan SQ943 Denpasar–Singapura dengan kapasitas 337 kursi yang terdiri dari 36 kursi kelas bisnis dan 301 kelas ekonomi,” imbuh Yanus.

Lebih lanjut, hal yang tidak kalah penting adalah di Oktober mendatang, Bali dipilih menjadi tuan rumah pertemuan IMF-World Bank Annual Meeting 2018. Hal tersebut akan mendukung peningkatan wisatawan mancanegara ke Indonesia. Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai saat ini mempersiapkan tambahan lahan parkir pesawat (Apron) di sisi barat dan timur bandara.

“Penambahan kapasitas Apron juga akan menambah kemungkinan airline yang akan mengganti jenis pesawat dari narrow body ke wide body serta mengajukan slot baru. Pada periode winter 2018, Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai Bali memiliki Outstanding Slot sebanyak 37 penerbangan, yakni 21 penerbangan Internasional dan 16 penerbangan Domestik. Untuk penerbangan Internasional didominasi tujuan ke China, India, Brunei Darussalam, Vietnam dan Iran, sedangkan Penerbangan Domestik didominasi rute ke Surabaya, Lombok, Semarang, Jakarta dan Labuan Bajo,” tutup Yanus.

Seperti diketahui, di Maret 2018 lalu, Bali dinobatkan sebagai Destinasi Terbaik di seluruh dunia dan meraih penghargaan versi Travellers Choice disetiap negara. Ngurah Rai sebagai sebagai salah satu pintu masuk utama dunia pariwisata, membawa dampak yang besar terhadap kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.