Lima Wakil Indonesia ke Semifinal Bulu Tangkis Thailand Terbuka

194
Sony Dwi Kuncoro melaki ke babak semifinal - Foto: bwfworldtour.com

JAKARTA — Sebanyak lima wakil Indonesia memastikan diri mendapatkan tempat di semifinal turnamen bulu tangkis Thailand Terbuka 2018 usai meraih hasil positif dalam putaran perempat final yang dihelat di Nimibutr Stadium, Bangkok, Jumat (13/7/2018).

Berdasarkan laman Federasi Bulu Tangkis (BWF) yang dipantau di Jakarta, wakil Indonesia terbanyak datang dari nomor tunggal putra yang mengirimkan dua wakilnya melalui Sony Dwi Kuncoro dan Tommy Sugiarto. Sony menaklukkan Huang Yuxiang (China) dengan skor 21-9, 21-8, sedangkan Tommy kembali menghentikan perlawanan Kantaphon Wangcharoen (Thailand), dengan skor 21-11, 11-21, 21-13.

Dari tunggal putri, Gregoria Mariska Tunjung melenggang ke semifinal dengan menekuk wakil Kanada Michelle Li, dalam pertarungan dua gim langsung, 21-17, 21-8. Sementara itu di ganda putri, Greysia Polii/Apriyani Rahayu lolos ke semifinal setelah mengalahkan Nitya Krishinda Maheswari/Ni Ketut Mahadewi Istarani dengan skor 12-4 (retired).

Dalam pernyataan Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) yang diterima, dalam pertandingan itu, Nitya terjatuh dan mengalami cedera pada kakinya dan memutuskan untuk mundur. Nitya pun langsung dilarikan ke rumah sakit setempat untuk mendapat perawatan.

Sementara di ganda campuran, Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja memastikan diri lolos ke laga empat besar. Hafiz/Gloria yang merupakan unggulan kedelapan, berhasil mengalahkan Ren Xiangyu/Tang Jinhua (China), dengan skor 21-14, 21-15, dalam pertandingan berdurasi 27 menit.

“Pemain putranya masih muda dan belum banyak pengalaman seperti pemain putrinya. Di lapangan tadi kami paksa untuk terus menekan lawan, jadi permainan mereka tidak berkembang. Selain itu kami bisa fokus, konsisten dan lebih tahan di lapangan,” kata Gloria mengomentari pertandingan.

Hafiz/Gloria mengaku akan mempelajari video permainan calon lawan di semifinal, Lu Kai/Chen Lu, yang merupakan kombinasi ganda campuran baru China. Berdasarkan rekor pertemuan, kedua pasangan belum pernah bertemu.

“Yang paling harus diwaspadai adalah Lu Kai, karena dia lebih berpengalaman dari segi permainan dan mental bertanding. Tetapi kami kan belum tahu juga bagaimana penampilannya bersama pasangan yang baru ini. Tentunya dari awal kami akan terus menekan lawan,” ujar Gloria. (Ant)

Baca Juga
Warga Ibu Kota Berharap Tiket Asian Para Games Ter... JAKARTA --- Warga Ibu Kota berharap harga tiket Asian Para Games yang akan dilaksanakan di Jakarta pada 6-13 Oktober mendatang, lebih terjangkau diban...
200 Bus Transjakarta Disiagakan untuk Asian Para G... JAKARTA --- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiagakan lebih dari 200 unit bus Trans Jakarta untuk menyambut perhelatan Asian Para Games 2018 mendata...
Inter Balikkan Keadaan, Unggul Atas Tottenham 2-1 JAKARTA --- Inter Milan membuka penampilannya di Grup B Liga Champions dengan raihan tiga poin. Sempat tertinggal dari Tottenham Hotspur, Nerazzurri m...
Tim Ganda Putra Indonesia Singkirkan Unggulan Jepa... JAKARTA --- Pasangan atlet bulu tangkis ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, menyingkirkan ganda Jepang, Takeshi Kamura/Keigo S...
Timnas U-16 Putri Bertekad Kunci Sayap Australia JAKARTA --- Tim nasional U-16 putri Indonesia bertekad "mematikan" pergerakan pemain sayap Australia yang akan dihadapi di laga lanjutan Grup D putara...
Asian Para Games 2018, Ramah Penyandang Disabilita... JAKARTA  - Panitia Penyelenggara Asian Para Games 2018 (INAPGOC) berharap melalui penyelenggaraan Asian Para Games 2018, Indonesia akan menjadi negara...
Sepak Bola Mini Makin Digemari Masyarakat JAKARTA --- Asosiasi Provinsi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Asprov PSSI) DKI Jakarta mempertimbangkan untuk memasukkan "mini soccer" atau se...