LKP, Ajang Wujudkan Generasi Muda yang Santun dan Kreatif

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

204

MALANG — Ratusan anggota Pramuka penegak tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) mengikuti Lomba Keagamaan Pramuka (LKP) di Universitas Islam Malang.

Wakil rektor II Unisma, Noor Shodiq Askandar, SE.,MM menyebutkan, LKP bukan hanya sekedar lomba untuk menghasilkan juara tetapi juga sebagai ajang menghasilkan para pionir-pionir generasi muda yang mampu memperbaiki generasi yang akan datang.

“Lomba ini sebenarnya hanya sebuah simbol saja, yang kita harapkan nantinya mereka ada perubahan cara berfikir dan perilaku terutama peserta yang mengikuti LKP ini agar nantinya ada hal positif yang mereka dapatkan dan terapkan,” sebutnya usai membuka LKP di halaman depan Unisma, Sabtu (28/7/2018).

Menurutnya, anggota Pramuka merupakan bagian dari generasi-generasi yang siap menghadapi kondisi apa saja di lapangan. Karena selama ini anggota Pramuka memang dididik menjadi generasi yang santun dan kreatif.

“Generasi seperti inilah yang sebenarnya dibutuhkan Indonesia,” ujarnya.

Jika Indonesia ingin menjadi bangsa yang mandiri, seharusnya gerakan Pramuka semakin digalakkan, karena banyak kegiatan Pramuka yang bisa membuat generasi muda menjadi mandiri dan berperilaku baik, tandasnya.

Pembukaan LKP. Foto: Agus Nurchaliq

Lebih lanjut Shodiq menyampaikan, pendidikan tidak hanya untuk memberikan ilmu tetapi juga harus bisa memperbaiki perilaku seseorang.

“Untuk itu, sebagai apresiasi kami terhadap kegiatan LKP, bagi peserta LKP yang nantinya ingin melanjutkan kuliahnya di Unisma akan kami fasilitasi secara khusus dengan memberikan keringan uang kuliah,” ucapnya.

Sementara itu, ketua pelaksana Maulana Ahmad Sifa mengatakan, LKP tingkat SMA se Jawa Timur diadakan oleh gerakan pramuka gugus depan kota Malang Racana KH. Oesman Mansur dan Nyai Khoiriyah Hasyim Pangkalan Universitas Islam Malang (Unisma).

“Lomba ini sebagai salah satu wadah pembinaan generasi muda agar menjadi kader-kader pembangunan yang berguna bagi masyarakat dengan modal kepribadian dan watak yang luhur, cerdas dan terampil dalam bidang keagamaan,” terangnya.

Disebutkan, LKP diikuti 470 peserta dari 26 pangkalan yang terdiri dari 240 putra dan 230 putri.

Terdapat 14 mata lomba yang dibagi dalam tiga kategori yakni umum, agama dan kepramukaan. Mata lomba yang ditandingkan yakni Kaligrafi, merawat jenazah, Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ), pionering 99, kolone tongkat, pertolongan pertama, sandi morse semaphore, akhi-ukhti, drama, business challenge, teknologi tepat guna, smart deft competition, video dokumenter, dan idol camp.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.