Maksimalkan Tenaga Kerja Lokal, Ratusan Massa Aksi Damai

Editor: Satmoko Budi Santoso

362
Ratusan massa melakukan Aksi Damai ke DPRD Balikpapan, tuntut pemberdayaan tenaga lokal ke Pertamina, Kamis (26/7/2018) Foto Ferry Cahyanti

BALIKPAPAN – Ratusan massa menuntut kepada Pertamina untuk memberdayakan tenaga kerja lokal dalam pelaksanaan proyek kilang Balikpapan yang kini tengah berlangsung. Tuntutan massa itu dilakukan dengan melakukan aksi damai ke Kantor DPRD Balikpapan, Kamis (26/7/2018).

Salah satu orator aksi, NG Priyono mengungkapkan, aksi damai yang dilakukan hari ini salah satu bentuk kekecewaan dan keprihatinan dalam melihat praktik ketidakpedulian Pertamina RU V terhadap tenaga kerja lokal.

“Tentu kami sangat mendukung pembangunan kilang tetapi kami juga menuntut tanggungjawab Pertamina untuk dapat menerima pekerja dari Balikpapan bukan dari luar daerah,” paparnya sembari melakukan orasi.

Pengunjuk rasa juga membentangkan spanduk yang berisi empat tuntutan kepada pihak Pertamina. Di antaranya adanya transparansi penerimaan tenaga kerja lokal, pelibatan pengusaha lokal, dana CSR harus dibuktikan dengan fakta dan penuntasan ganti rugi dampak pencemaran teluk Balikpapan.

Setelah melakukan orasi kemudian sebanyak 11 orang perwakilan pengunjuk rasa melakukan hearing di ruang rapat DPRD Balikpapan yang dipimpin oleh Ketua Komisi I DPRD Balikpapan Faisal Tola bersama pihak manajemen PT Pertamina.

Usai melakukan pertemuan dengan perwakilan aksi massa, GM PT. Pertamina (persero) RU V Feri Yani menuturkan bahwa 75 persen tenaga kerja berasal dari wilayah Kaltim dan ada 1.400 orang tenaga penunjang yang bekerja di Pertamina.

“Kalau tidak ada pekerja penunjang yang berasal dari warga Kaltim otomatis kilang tidak beroperasi. Jadi pekerja lokal dan pengusaha lokal jika tidak bekerja di pertamina maka kita tidak bisa bekerja,” tandasnya di hadapan perwakilan pengunjuk rasa.

Ia pun berjanji akan mengutamakan warga Kaltim bekerja di Pertamina sesuai dengan mekanisme yang ada. Selain itu pekerja juga akan dilatih sesuai kebutuhan.

“Kami komitmen dengan Gubernur Kaltim untuk masyarakat Kaltim agar bisa bekerja. Pembangunan kilang yang berjalan saat ini saya yakin akan banyak pekerja lokal yang akan diserap,” imbuhnya.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.