Mendagri Ingatkan Pentingnya Peran APPSI

Editor: Koko Triarko

255
JAKARTA – Menteri Dalam Negeri RI, Tjahjo Kumolo, mengingatkan pentingnya peran APPSI dalam pembangunan di Indonesia, sebab banyak hal yang harus dikerjasamakan antarpemerintahan provinsi di Indonesia.
“Peran terbesar ada pada Pemprov DKI Jakarta. Inilah pentingnya forum ini (APPSI), saling memberikan masukan, banyak hal-hal yang terkait (disinergikan). Yang paling berat itu Pak Anies. Pak Anies itu Gubernur DKI, tapi ya (juga) Gubernur Indonesia. Beliau tidak bisa menghalangi penduduk dari Kaltara, dari Papua, (dari mana pun di Indonesia) untuk masuk mencari pekerjaan di Jakarta. Apa pun dikerjakan untuk sinergi pembangunan,” terang Mendagri, Tjahjo Kumolo, dalam pengukuhan  pengurus Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI), di Jakarta Pusat, Senin (2/7/2018).
Acara tersebut turut dihadiri seluruh Gubernur se-Indonesia, termasuk Pj Gubernur Jawa Barat, M Iriawan dan Gubernur Jawa Timur, Soekarwo.
Gubernur DKI, Anies Baswedan, ditunjuk sebagai Ketua II pada Bidang Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat Dewan APPSI melalui SK Ketua APPSI Nomor SK-008/APPSI/V/2018 tentang Penyempurnaan Kepengerusan APPSI, dan langsung dikukuhkan oleh Tjahjo Kumolo.
Kemudian, satu per satu, nama gubernur dipanggil ke atas panggung. Mulai dari Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran, Gubernur Riau, Nurdin Basirun, dan Sulawesi Tengah, Longki Djanggola.
Lalu, Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, Gubernur Banten, Wahidin Halim, dan Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno. Kemudian Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie, dan terakhir Gubernur DKI, Anies Baswedan.
“Dengan mengucapkan syukur kehadiran Tuhan Yang Maha Esa, pada hari ini, tanggal 2 Juli 2018, Saya, Menteri Dalam Negeri selaku pembina APPSI, dengan resmi mengukuhkan dewan pengurus APPSI sisa masa bakti tahun 2015-2019,” kata Tjahjo.
Dalam kesempatan lain, Anies menyampaikan apresiasinya dan menuturkan, tanggung jawab Pemerintah Provinsi DKI yang cukup besar dalam pembangunan di Indonesia, karena merupakan sentral seluruh kegiatan pembangunan, termasuk dalam bidang Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra).
“Sudah kita lakukan selama ini. Tahun ini saja, Rp269 miliar (bantuan keuangan dari Pemprov DKI) untuk daerah-daerah sekitar DKI (Jabodetabekjur), dan itu akan kita teruskan,” kata Anies.
Menurut Anies, Pemprov DKI bersama Pemprov lainnya di Indonesia dapat bersinergi bersama, untuk memoptimalisasikan potensi dan keanekaragaman daerah. Serta membangun kerja sama dalam bentuk kemitraan yang saling menguntungkan.
Anies mengatakan, Pemprov DKI juga melakukan kerja sama dengan 12 Kabupaten dan Kota di sekitar wilayah DKI, guna menopang pembangunan di Indonesia. Sehingga, harmonisasi hubungan Pemerintah Pusat-Provinsi dan antardaerah akan terbangun.
“Kebetulan saya juga Ketua Badan Kerja Sama Pemerintah Daerah yang terdiri dari 12 Pemerintah Kabupaten atau Kota dan Provinsi di sekitar DKI Jakarta,” jelasnya.
APPSI yang dideklarasikan pada 6 Juni 2000 merupakan wadah interaksi kepemimpinan pada tingkat nasional, berkomitmen membangun pemahaman yang sama dan tajam, serta memberikan manfaat dan kontribusi dalam penyelenggaraan pemerintahan di Indonesia.
APPSI juga bertujuan mewujudkan pemerintahan daerah yang bersih, efektif, percaya diri, kreatif dan bertangung jawab, serta menjamin sinergitas sasaran pokok pembangunan dan arah kebijakan pembangunan yang tertuang dalam RPJMN menjadi prioritas dalam RPJMD terkait.
Dalam kepengurusan APPSI yang baru ini, Anies menjabat Ketua II Bidang Ekonomi dan Kesra. Sedangkan Waketum APPSI dijabat Gubernur Sulawesi Tengah, Longki Djanggola, serta Ketua Bidang Hukum dan Pemerintahan dijabat Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno.
Baca Juga
Lihat juga...