Menteng, Buah Langka Kembarannya Duku

Editor: Koko Triarko

286
CIBUBUR – Selama ini, banyak khalayak hanya berasumsi jika kata atau nama ‘Menteng’ merupakan kawasan elit di Jakarta yang pernah ditempati tokoh-tokoh penting dunia. Mulai dari Bung Karno dan Bung Hatta, Pak Harto (HM. Soeharto), hingga Presiden ke-44 Amerika Serikat, Barack Obama. Namun, jarang yang mengetahui, jika ‘Menteng’ juga merupakan nama buah langka yang tumbuh di Jawa, Sumatera, Bali, hingga Semenanjung Malaysia.
Koordinator Pembibitan Taman Buah Mekarsari, Aep, mengatakan, Menteng yang bernama latin Baccaurea racemosa, ibarat saudara kembar buah Duku. Tampilan luar dan dalam serta rasanya mirip. Bentuknya bulat dengan diameter 2-2,4 cm. Namun, kulit buah Menteng berwarna kuning atau hijau kecokelatan kilap, bukan pucat seperti Duku.
Koordinator Pembibitan Taman Buah Mekarsari, Aep, -Foto: Tommy Abdullah
Daging buahnya berwarna putih susu, tekstur daging buahnya lembut, dengan rasa yang manis. Namun, ada juga yang dagingnya merah, dan biasa disebut ‘bencoy’. Dalam satu butir Menteng, terdapat 3-4 biji buah yang menempel dengan dagingnya, seperti biji Duku.
“Jika daging buah Duku terasa agak kenyal ketika digigit bagian luarnya, daging buah Menteng yang tipis seperti pecah dan mengeluarkan sedikit sari buahnya yang asam agak manis,” katanya.
Menurut Aep, selain dimakan dalam kondisi segar, Menteng bisa juga dicampurkan ke dalam setup, dibuat asinan, atau difermentasi menjadi minuman.
“Sedangkan, kayu pohonnya yang keras dan kuat sering dimanfaatkan untuk bahan bangunan rumah, perahu, dan furniture”, katannya.
Bahkan, lanjut Aep, kulit kayunya dapat dipakai untuk mewarnai sutra menjadi kuning, merah atau lembayung muda, lewat suatu proses yang dinamakan ‘pekan’.
“Selain sebagai pewarna, kulit batang Menteng biasa dimanfaatkan sebagai penyembuh radang mata. Rebusan daunnya juga biasa diminum untuk melancarkan datang bulan”, ujar Aep.
Aep menjelaskan, Pohon Buah Menteng dapat diperbanyak dengan cara semai biji, cangkok, dan sambung pucuk. Biasanya tanaman mulai berbuah umur 7-8 tahun dari biji, dan 3-4 tahun bibit asal cangkok.
“Di Taman Buah Mekarsari, Pohon Menteng manis dapat dijumpai di Areal Lab. Biosari, Kebun Buah Blok B dan Blok D”, pungkasnya.
Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.