banner lebaran

MK Perpanjang Deadline Pendaftaran Gugatan Hasil Pilkada

Editor: Mahadeva WS

320
Juru Bicara MK Fajar Laksono – Foto M Hajoran Pulungan

JAKARTA – Mahkamah Konstitusi (MK) resmi memperpanjang waktu pendaftaran permohonan perselisihan hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018. Waktu pendaftaran diundur hingga Jumat (13/7/2018) pukul 24.00 WIB.

Berdasarkan jadwal yang dikeluarkan MK sebelumnya, pendaftaran yang dibuka sejak 3 Juli 2018, seharusnya ditutup pada 11 Juli 2018. “Desk pelayanan penerimaan pengajuan permohonan perselisihan hasil pemilihan kepala daerah di MK diperpanjang hingga sampai Jumat (13/7/2018) besok pukul 24.00 WIB,” kata Juru Bicara MK Fajar Laksono, Kamis (12/7/2018).

Perpanjangan waktu tersebut merupakan kebijakan dari internal MK. Hal tersebut diambil mempertimbangkan, saat pendaftaran di buka, baru 26 KPUD yang mengumumkan hasil perolehan suara. Sementara pilkada serentak tahun ini digela di 171 daerah.

“MK menyesuaikan dengan agenda KPUD dalam menetapkan perolehan hasil suara dari pasangan calon yang peroleh suara lebih banyak. Sehingga kita membuat kebijakan untuk memperpanjang waktu pendaftaran permohonan,” jelas Fajar.

Hingga, Kamis (12/7/2018) tercatat permohonan gugatan sengketa hasil Pilkada serentak 2018 ke MK masih terus bertambah. “Sampai hari ini sudah 60 pengajuan permohonan sudah diterima MK,” kata Fajar.

Sejumlah permohonan gugatan sengketa Pilkada 2018 yang masuk ke MK di antaranya dari Aceh Selatan, Sumba Barat, Papua, Sulawesi Tenggara, Lampung, dan Maluku Utara. MK sudah memiliki persiapan khusus untuk menangani banyaknya gugatan Pilkada Serentak 2018. “MK sudah mendesain seluruh penanganan perkara dengan mempersiapkan seluruh aspek, manajemen perkara, manajemen persidangan, keamanan, aplikasi berbasis IT dan lainya,” pungkasnya.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.