Nikmatnya Cita Rasa Siomay Ikan di Bali

Editor: Makmun Hidayat

278

DENPASAR — Diantara sekian banyaknya makanan tradisional yang menjadi ciri khas dari Kota Bandung yang terkenal adalah Siomay dan Batagor. Di Bali khususnya di Kota Denpasar banyak penjual kedua makanan ini.

Kedua makanan tradisional tersebut, ada yang dijual di restoran, mall hingga yang pedagang keliling ke kompleks perumahan. Seperti yang dilakukan oleh Maman Suparman ini misalnya, ia memilih menjual dagangannya keliling komplek perumahan ataupun pertokoan di salah satu sudut ibu kota Provinsi Bali ini.

Ia menjual siomay seperti pada umumnya. Namun bahan baku utamanya terbuat dari ikan yang bahan baku utamanya terbuat dari ikan Tenggiri. Ia menceritakan, dipilihnya ikan tenggiri ini bukan tanpa alasan, melainkan banyak kandung yang dihasilkan dari ikan yang masih satu saudara dengan ikan tongkol ini.

“Menurut yang saya baca di beberapa informasi kesehatan, kandungan yang ada di dalamnya seperti energi, lemak, karbohidrat, vitamin A dan masih banyak kandung lain yang ada di ikan itu,” ucap Maman saat ditemui Sabtu, (14/7/2018).

Maman Suparman, penjual siomay ikan tenggiri di Denpasar tengah melayani pembeli – Foro: Sultan Anshori

Selain itu, ikan tenggiri memang memiliki kecocokan saat dibuat untuk bahan utama ikan dibanding dengan ikan jenis lain seperti tongkol. Daging tenggiri yang putih namun tidak memiliki rasa yang begitu amis. Selain itu, ikan tenggiri ini dapat mudah ditemukan di Bali khususnya di pasar tradisional di Denpasar.

“Siomay dari Ikan tenggiri ini bagus untuk kesehatan mas ketimbang daging ayam atau sapi. Salah satunya sebagai penurun penyakit hipertensi, kanker penyakit kulit, gangguan saluran kencing dan tentu mencerdaskan kemampuan otak,” imbuh pria yang suka memakai topi ini.

Selain itu, tak kalah penting adalah pada bumbu kacang Siomay. Bumbu kacang tersebut ia buat dari bumbu rahasia yang ia peroleh dari saudaranya semasa waktu di kampung. Pemilihan kacang tua segar dipadukan dengan bumbu rahasia menjadikan bumbu siomay miliknya gurih ketimbang bumbu kacang siomay yang dijual oleh pedagang lain.

Siomay ikan racikan Maman Suparman – Foto: Sultan Anshori

Masih kata Maman, ia berjualan keliling dari jam 2 sore sampai jam 11 malam bisa menjual ratusan porsi siomay ikan dengan keuntungan ratusan ribu rupiah. Harga per porsi siomay ikan tersebut ia jual dengan harga antara Rp8 hingga Rp10 ribu tergantung dengan banyaknya isinya. Ia juga menjual Batagor, namun menurutnya kebanyakan para pembeli menanyakan siomay.

“Lebih laris siomay ketimbang batagor mas. Padahal bahan bakunya sama dari ikan tenggiri,” pungkas pria Asli Bandung ini.

Makanan yang memakai bumbu kacang ini memang banyak peminatnya. Apalagi bahan bakunya terbuat dari bahan-bahan yang segar dan alami. Seperti yang dikatakan Dwi Anita ini misalnya, ia sangat menggemari makanan yang berbumbu kacang termasuk siomay.

“Apalagi bahan utamanya terbuat dari ikan, saya suka mas,” ucap perempuan yang duduk di bangku SMA ini saat ditemui membeli siomay.

Perempuan yang akrab disapa Anita ini mengaku, dirinya sedari SD sudah suka makan siomay ini.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.