Nodong, Dua Pengangguran Diciduk Polsek Kembangan

Editor: Mahadeva WS

285

JAKARTA – Polsek Kembangan menangkap dua pria pengangguran berinisial RS (42) dan RH (37). Keduanya tercatat sering beraksi di sekitar kawasan Kembangan, Jakarta Barat. 

Kapolsek Kembangan Kompol Supriyadi mengatakan, penangkapan keduanya bermula ketika RS dan RH menjambret seorang nelayan berinisial MN (20). Aksi dilakukan di toko pulsa di kawasan Kembangan pada Senin 9 Juli lalu. “Tersangka menghampiri korban dan menodongkan senjata api,” ujar Supriadi kepada media di Polsek Kembangan, Rabu (11/7/2018).

Kejadian penodongan tersebut terjadi sekira pukul 21.00 WIB. Tiba-tiba ke-dua pelaku datang dengan mengendarai sepeda motor. RS dengan posisi berdiri di belakang korban langsung merampas ponsel korban yang masih di pegang. Sedangkan RH duduk di dekat korban. “Setelah mendapatkan handphone, pelaku sempat menembakan senjata api ke arah korban sebanyak 4 kali,” tuturnya.

Korban langsung menghindar dan meneriaki para pelaku. Pada waktu yang bersamaan Tim Buser Polsek Kembangan sedang melintas sekaligus melaksanakan patroli wiayah. Kemudiam Tim Buser langsung mengejar para pelaku dan menangkap RH di dekat lampu merah kawasan Srengseng.

Dari informasi RH, polisi berhasil menangkap RS dirumah kontrakannya di Kebon Jeruk. “Satu pelaku berhasil kita amankan di lampu merah wilayah Srengseng. Kemudian kita langsung menguber rekannya melalui introgasi dari RS dikontrakannya,” ungkapnya.

Pada saat diamankan ke Polsek Kembangan, kedua pelaku berusaha melawan petugas, hingga petugas mengambil tindakan tegas dan terukur. “Saat akan ditangkap keduanya melawan, sehingga kita beri tindakan tegas dan terukur di bagian kaki,” imbuhnya.

Kepada penyidik tersangka mengaku melakukan aksinya lantaran tidak punya pekerjaan. Hasil dari merampas Handpone digunakan untuk kehidupan sehari-harinya “Apapun alasannya tidak dibenarkan, mereka kita jerat Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan,” jelasnya.

Dari kejadian tersebut, polisi menyita barang bukti berupa 1 unit sepeda motor Yamaha Merk Mio soul Hitam B- 3337-TJA,  1 unit sepeda motor Scoopy warna putih B 3590 BLF, 1 buah pistol airsoftgun, 1 peluru jenis Gotri, 1 Dus handphone Merk Xiomi note 4, dan 1 Buah Handphone Xiaomi Note 4 milik korban.

Baca Juga
Anies Lantik 16 Pejabat Baru JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, melantik  16 pejabat eselon II dan III, di lingkungan Pemprov DKI Jakarta, Selasa (25/9/2018). Pelanti...
Pilpres dan Pileg 2019, Anies Optimis Jakarta Aman JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yakin, pelaksanaan Pilpres 2019 di Jakarta, akan berjalan aman dan lancar. Keyakinan tersebut didukung ...
Vandalisme MRT, Depo Diminta Tingkatkan Pengawasan JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, aksi vandalisme di salah satu badan kereta mass rapid transit (MRT) harus menjadi peringata...
Tewasnya Suporter Persija, Anies Desak Pengungkapa... JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan sangat menyesalkan kejadian pengeroyokan yang menewaskan seorang suporter pendukung Persija Jakarta, Ja...
Capaian KJP Plus Belum Sesuai Target JAKARTA – Jumlah penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus 2018 di DKI Jakata masih belum memenuhi target. Dari target 872.024 oran penerima, saat ini ...
Jakarta Komitmen Sejahterakan Lansia JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berkomitmen meningkatkan kesejahteraan warga Lanjut Usia (Lansia) yang ada di Ibu Kota Jakarta. Ada tiga...
Dilaporkan ke Presiden, Anies Klaim Sedang Mempros... JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dilaporkan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) ke Presiden Joko Widodo, mengenai perombakan jabatan di l...