Pabrik Mebel di Sukoharjo, Terbakar

Editor: Koko Triarko

189
SOLO – Pabrik pengolahan kayu dan mebel di Kartasura, Sukoharjo, Solo, Jawa Tengah, ludes dilalap api, Senin (23/7/2018). Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 07.30 WIB ini sontak membuat jalur alternatif ke Kota Solo itu terganggu, karena lokasi pabrik berada tepat di pinggir jalan.
Sejumlah saksi mata menyebutkan, titik api mulai terlihat dari bagian belakang pabrik. “Pas saya tiba baru asap hitam, habis itu asapnya putih dan api mulai membesar,” kata Sunarto, salah satu warga Kartasura.
Menurut dia, awal mulai asap hitam muncul di belakang pabrik tersebut. Dirinya tidak bisa memastikan apakah penyebab kebakaran apakah konsleting atau penyebab lainnya. Hanya saja, ada sejumlah informasi warga yang menyebutkan, sebelum kebakaran, beberapa hari lalu ada orang yang membakar sampah di belakang pabrik.
Belasan karyawan menunggu kejelasan nasib setelah pabrik mebel tempatnya bekerja hangus terbakar. -Foto: Harun Alrosid
Bahkan, hingga beberapa hari asap dari sampah itu tidak mati. “Abu sampah itu malah sampai di pabrik sebelah yang terbakar itu. Apakah penyebab kebakaran dari itu atau bukan saya kurang tahu,” jelasnya.
Kebakaran pabrik mebel di Jalan Slamet Riyadi Kartasura ini kian besar, setelah pukul 08.00 WIB. Seluruh bagian pabrik ludes terbakar. Sejumlah karyawan pabrik pun mengaku tak tahu-menahu soal kejadian ini.
“Tidak tahu, tiba-tiba saja sampai pabrik, api sudah besar,” papar Yanto.
Salah satu karyawan PT Anjana ini menyatakan, jika kondisi pabrik yang terbakar ini banyak menyimpan produk mubel siap kirim. Pasalnya, produk mebel yang hampir selama sepekan terakhir masih tertampung di dalam pabrik yang terbakar.
“Banyak barang mebel yang ikut terbakar. Karena kita siap kirim, kan kirim produknya seminggu sekali,” terang dia.
Kebakaran pabrik mebel ini juga membuat shock para pekrja. Puluhan karyawan yang semula bersiap untuk kerja, hanya bisa menyaksikan pabrik yang digunakan untuk mencari nafkah hangus terbakar.
Mereka juga belum mendapat kepastian, akan diliburkan berapa lama pascakejadian ini. “Belum ada info dari pemilik pabrik. Tidak tahu diliburkan berapa lama,” kata Yanto.
Proses pemadaman pabrik mebel ini berlangsung cukup panjang. Banyaknya barang mebel yang mudah terbakar membuat petugas pemadam kebakaran cukup kewalahan. Belasan mobil pemadam kebakaran, baik dari Solo, Sukoharjo, dan Wonogiri, turut diterjunkan.
Dari pantauan Cendana News, meski api sudah dapat dipadamkan, namun hingga pukul 09.50 proses pendinginan masih dilakukan petugas. Dari kebarakan ini, belum dipastikan jumlah kerugian. Namun, dari  banyaknya barang mebel dan peralatan mesin yang ikut terbakar, kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
“Belum bisa dipastikan, karena pemiliknya juga belum datang. Penyebabnya apa juga masih dalam penyelidikan,” ucap salah satu petugas kepolisian di lokasi kejadian.
Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.