Pastikan Asian Games Tertib, Pemprov DKI Razia Diskotek

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

252

JAKARTA — Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menuturkan, razia diskotek dilakukan untuk memastikan rasa aman, tertib dan terkendali jelang berlangsungnya perhelatan Asian Games 2018.

“Kita ingin memastikan Asian Games di DKI dalam keadaan aman tertib terkendali,” ujarnya di Pasar Rebo, Ciracas, Jakarta Timur, Selasa (3/7/2018) terkait dengan razia satpol PP di diskotek 108 The New Atmosphere.

Menurutnya, razia tersebut juga bertujuan untuk memastikan bahwa tempat hiburan di Jakarta mentaati peraturan yang berlaku. Khususnya Peraturan Gubernur (Pergub) nomor 18 tahun 2018 tentang larangan prostitusi, narkoba dan judi di tempat hiburan malam.

“Tentunya kita ingin semua sesuai ketentuan peraturan, dan apapun yang kita lakukan selalu memiliki dasar, jadi kalau misalnya usaha itu melanggar ketentuan, melanggar apa yang sudah dicanangkan pemprov, sebagai rules and regulation, itu kita harus tegaskan,” ucapnya.

Sementara Kepala Satpol PP DKI, Yani Wahyu mengatakan, razia tersebut rutin dilakukan dalam rangka pengawasan tempat-tempat hiburan malam.

“Sebenarnya itu kegiatan rutin pengawasan dan tempat-tempat usaha, termasuk usaha hiburan,” kata Yani saat dihubungi wartawan di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat.

Yani menjelaskan, razia itu untuk memastikan bahwa 108 The New Atmosphere bukan Illigals. Hasil razia menyatakan 108 The New Atmosphere memenuhi izin dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Kemudian dia membenarkan diskotek Illigals ini sudah berganti nama menjadi 108 The New Atmosphere dan dipastikan memenuhi syarat operasional.

“Iya, jadi saya sudah koordinasi dengan Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPTSP) Ternyata dari Illigals jadi 108. Kita cek ke dalam memang sudah memenuhi unsur yang dipersyaratkan dinas PTSP,” ujarnya.

Selain itu saat razia tersebut petugas Satpol PP juga tidak menemukan narkotika dan praktik prostitusi. Selain merazia diskotek 108 The New Atmosphere, Satpol PP juga merazia diskotek Sense, Exotic, dan Alexis.

“Kita ingin memastikan bahwa yang sudah ditutup tidak beroperasi lagi, bahwa stadium sudah tutup, Exotic tutup, Sense tutup, Alexis tutup. Ini kita pastikan memang sudah tidak beroperasi lagi,” tegas dia.

Baca Juga
Lihat juga...