Pembangunan Bendungan Kuningan Diharap Selesai Tahun Ini

213
Embung/bendungan, ilustrasi: -Dok CDN
BANDUNG – Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, Mochamad Iriawan, berharap proyek pembangunan Bendungan Kuningan, di Desa Randusari, Kecamatan Cibeureum, Kabupaten Kuningan, dapat selesai akhir tahun ini.
“Ini Waduk yang berada di wilayah Kuningan, kebetulan berbatasan dengan Kabupaten Brebes, Jawa Tengah,” kata Iriawan, dalam siaran persnya, Kamis (12/7/2018).
Iriawan menyebut pentingnya Bendungan Kuningan terkait dengan irigasi. Ada dua Daerah Irigasi (DI) yang akan diairi bendungan ini, di antaranya DI Cileweung, Kabupaten Kuningan 1.000 hektaer dan DI Jangkelok, Kabupaten Brebes, 2.000 hektare.
Bendungan Kuningan yang dikerjakan Kementerian PUPR bekerja sama dengan Balai Besar Wilayah Sungai Cimanuk-Cisanggarung ini, memiliki manfaat reduksi banjir 68 persen, ketersediaan air baku 300 l/det, dan tenaga listrik 500 KW.
“Mudah-mudahan, akhir tahun (Bendungan Kuningan) bisa terealisasi, memang targetnya pada Mei 2019, tapi melihat progresnya yang sangat cepat, mudah-mudahan bisa terealisasi secepatnya juga,” ujarnya.
Bicara spesifikasi, Bendungan Kuningan memiliki volume tampung bendungan 25,9 juta meter kubik secara total, yang nantinya akan membendung Sungai Cikaro, anak Sungai Cijalengkok.
Bendungan tipe urugan ini juga memiliki panjang puncaknya 229 meter dan terdapat terowongan pengelak sepanjang 218,42 meter. Terkait biaya, sesuai kontrak awal, nilainya Rp491,4 miliar.
“Pembebasan sudah dilakukan sejak 2012-2013, karena ini masuk proyek strategis nasional pembebasan lahan dan pelaksanaan konstruksi bisa dilakukan secara stimultan,” kata pria yang akrab disapa Iwan Bule ini. (Ant)
Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.