Pemotongan Pajak UMKM Sebagai Perhatian Pemerintah

Editor: Mahadeva WS

245

JAKARTA – Pemotongan pajak untuk pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) menjadi 0,5 persen dari sebelumnya 1 persen merupakan bentuk keberpihakan pemerintah.

“Kebijakan ini menunjukan keberpihakan pemerintah kepada para pelaku UMKM karena dibanding sebelumnya, besaran PPh mencapai 1 persen. Tapi kali ini hanya sebesar 0.5 persen,” kata Deputi Bidang Pembiayaan Kementerian Koperasi dan UMK Yuana Setyowati dalam diskusi media Tarif Khusus PPH UMKM di Kantor Kominfo, Jumat (6/7/2018).

Menurutnya, selain pemotongan, perhatian besar diberikan pemerintah diwujudkan dengan beragam skema. Di antaranya melalui penurunan suku bunga yang dibebankan pada penerima Kredit Usaha Rakyat (KUR). “Kalau beberapa waktu lalu KUR sebesar 22 persen, dan diturunkan hingga menjadi 9 persen. Untuk tahun ini pemerintah menurunkan kembali hingga 7 persen,” tandasnya.

Dengan kebijakan-kebijakan yang sudah diambil oleh pemerintah, sudah seharusnya UMKM bisa lebih berkembang. Bentuk keberpihakan pemerintah ini diharapkan bisa memberikan banyak kemudahan bagi para pelaku UMKM. Seperti diketahui, pemerintah Presiden Jokowi memberikan perhatian besar kepada pelaku UMKM. Hal itu tidak terlepas dari anggapan bahwa UMKM adalah salah satu kekuatan ekonomi nasional Indonesia.

Baca Juga
Lihat juga...