Penempatan Lulusan Akmil Diprioritaskan di Indonesia Timur

3.380

MAGELANG – Lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun ini akan diprioritaskan untuk ditempatkan di wilayah Indonesia timur. Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Mulyono menyebut, hal itu dilakukan karena di Indonesia Timur banyak dibuat satuan baru.

“Kita sedang membangun atau mengembangkan satuan-satuan di wilayah Indonesia Timur, nanti penempatannya akan diprioritaskan ke sana,” katanya usai penutupan pendidikan dan wisuda sarjana taruna Akmil tingkat IV di Magelang, Selasa (10/7/2018).

Sebanyak 225 taruna dan taruni Akmil diwisuda pada Selasa (10/7/2018). 40 lulusan di antaranya mendapatkan predikat cum laude. Lulusan terbaik yang mendapatkan penghargaan Adhi Makayasa atas nama Rovi Ardya Prawira dan yang mendapat penghargaan Anindya Wiratama, Dhian Kurnia Fitri.

KSAD menuturkan, arah penempatannya ke Indonseia Timur karena di sana banyak satuan baru yang masih kekurangan personel. “Semua satuan dibutuhkan di sana, baik invanteri maupun kecabangan-kecabangan lain yang ada di wilayah Indonesia timur,” katanya.

Para taruna dan taruni yang diwisuda pada 19 Juli 2018 akan dilantik Presiden RI Joko Widodo di Istana Negara. Setelah dilantik, mereka resmi menjadi perwira TNI Angkatan Darat. Terkait dengan hal itu, TNI AD sudah mempersiapkan bagaimana penugasan mereka ke depan. “Secara umum, akan ada pembekalan terkait dengan kepelatihan dan combat intel selama dua bulan pada kecabangan masing-masing,” jelasnya.

Setelah pelatihan itu, mereka baru disebar ke seluruh kesatuan-kesatuan di TNI Angkatan Darat. “Programnya satuan-satuan khusus diprioritaskan, kemudian satuan Kostrad, dan satuan yang lain akan disebar di seluruh kodam,” pungkasnya. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...