Pengawas Ketenagakerjaan Diharapkan Kembangkan Sistem Kerja

227
Ilustrasi tenaga kerja lokal - Foto: Dokumentasi CDN

JAKARTA — Kementerian Ketenagakerjaan berharap pengawas ketenagakerjaan mengembangkan sistem kerja yang inovatif dan kreatif sesuai dengan potensi daerah masing-masing.

Hal ini diperlukan untuk menjaga iklim investasi dan menyerap tenaga kerja dengan tetap menegakkan norma dan aturan pengawasan ketenagakerjaan yang sesuai peraturan perundangan.

“Kita sangat yakin apabila pelaksanaan pengawasan dilaksanakan dengan strategi yang inovatif sesuai dengan potensi daerah, niscaya akan mampu menumbuhkan investasi yang dapat meningkatkan kesempatan kerja,” kata Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan, Hery Sudarmanto, Rabu (11/72018).

Ia mengatakan hal itu dalam acara yang diikuti 400 pejabat struktural dan fungsional pengawasan ketenagakerjaan dari tingkat pusat hingga provinsi.

Hery menilai engan diberlakukan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah maka ada pembagian yang jelas antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam menjalankan fungsi pengawasan ketenagakerjaan.

Oleh karena itu, katanya, sistem komunikasi dan koordinasi pengawasan ketenagakerjaan dibangun berdasarkan data dan informasi yang akurat.

“Untuk itu, perlu dibangun suatu jaringan informasi yang mampu menyajikan data terkini, dalam suatu jaringan informasi ketenagakerjaan yang berbasis teknologi informasi,” kata dia. (Ant)