Penjabat Bupati Sikka Imbau Hentikan Semua Perbedaan

Editor: Satmoko Budi Santoso

389
Ketua KPU kabupaten Sikka (kanan) menyerahkan berkas penetapan hasil Pilkada Sikka kepada wakil bupati Sikka terpilih Romanus Woga. Foto : Ebed de Rosary

MAUMERE – Penjabat Bupati Sikka mengimbau kepada seluruh masyarakat, pendukung pasangan calon, simpatisan, keluarga dan segenap tim sukses untuk merajut kebersamaan dan menghentikan semua perbedaan selama proses Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) bupati dan wakil bupati Sikka.

“Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat dan stake holders, tokoh agama, tokoh masyarakat, mari hentikan semua perbedaan, semua polemik, sebab semuanya sudah berhenti di tanggal 27 Juni 2018,” sebut Drs. Flori Mekeng, penjabat bupati Sikka, Kamis (26/7/2018) sore.

Saat berbicara di rapat pleno penetapan calon kepala daerah terpilih di kantor KPU Sikka, Flori meminta agar semua elemen masyarakat harus menjadi orang terdepan untuk merajut kebersamaan.

“Sebuah kebersamaan yang indah itu ditunggu seluruh masyarakat. Penetapan calon terpilih bupati dan wakil bupati Sikka yang dipilih semua masyarakat tanggal 27 Juni 2018 menggambarkan ujung dari seluruh proses tahapan Pilkada sudah selesai,” ungkapnya.

“Segala proses demokrasi telah dilewati dan diikuti secara bersama dengan sebuah kesadaran bahwa apapun dinamika perbedaan itu adalah seluruh hal yang harus menuju kepada keputusan yang lebih indah,” tuturnya.

Flori yang juga putra asli kabupaten Sikka menyebutkan, meski baru 4 hari sejak Senin (23/7/2018) menjabat sebagai bupati Sikka namun dirinya mengaku memahami dinamika politik yang begitu tinggi ketika menjalankan tugas di kabupaten Sikka.

Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Sikka Vivano Bogar mengatakan, Pilkada Sikka telah berjalan dengan lancar, dan mencapai hasil akhir dengan ditetapkannya calon terpilih pasangan Fransiskus Roberto Diogo dan Romanus Woga, sebagai bupati dan wakil bupati Sikka
terpilih periode 2018 sampai 2023.

Vivano menyebutkan, peran serta seluruh masyarakat Sikka, aparat keamanan, Panwaslih dan pemerintah menyebabkan Pilkada Sikka bisa berlangsung dengan aman dan damai tanpa ada perselihan bahkan berujung gugatan ke Mahkamah Konstitusi.

“Terima kasih untuk kerja sama aparat kemananan, tim pasangan calon dan seluruh rakyat, sehingga proses ini kita akhiri hari ini. Mari kita harapkan agar ke depan segala proses pemilihan umum bisa berlangsung dengan aman, damai, sukses dan diterima segenap pihak,” pungkasnya.

Baca Juga
Lihat juga...