Penumpang Selamat Bus Terbakar, Pilih Lanjutkan Perjalanan

Editor: Makmun Hidayat

332

LAMPUNG — Paska insiden bus trayek Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan-Rajabasa Bandarlampung terbakar, puluhan penumpang yang seluruhnya selamat sebagian memilih melanjutkan perjalanan.

Sebagian penumpang Bus Exspress (Tijex) warna merah kombinasi bernomor polisi BE 2933 CU yang turun di simpang Palas desa Kekiling masih menunggu kejelasan nasib mereka. Pasalnya sejumlah penumpang memiliki barang bawaan yang terbakar di dalam bagasi kendaraan.

Hendra (40), salah satu penumpang asal Banten tujuan Sidomulyo Lampung Selatan mengaku tidak membawa barang cukup banyak. Tas berisi pakaian yang dibawa serta bahkan bisa diselamatkan sehingga dirinya memilih melanjutkan perjalanan menggunakan travel.

Keputusan tersebut diambil karena tidak ada kejelasan dari pengurus kendaraan bus. Ia bahkan memilih melanjutkan perjalanan setelah menunggu sekitar satu jam lebih.

“Kerugian saya tidak ada, namun kerugian penumpang lain diperkirakan jutaan rupiah karena ada yang belanja pakaian untuk dijual kembali dan tidak bisa diselamatkan dari bagasi,” terang Hendra saat ditemui Cendana News paska bus tersebut terbakar, Minggu malam (29/7/2018).

Penumpang bernama Erna (23) asal dari Bekasi tujuan Tanjungan Lampung Selatan mengaku membawa dua tas berisi pakaian dan peralatan kue yang terbakar dan tidak sempat diselamatkan.

Akibat peristiwa tersebut ia mengaku terlambat tiba di rumah meski ia sudah dijemput di wilayah Tanjungan. Erna mengaku mengalami kerugian ratusan ribu akibat tas berisi pakaian baru dan bahan kue terbakar.

“Saya ikhlaskan barang saya terbakar yang penting nyawa selamat karena saat keluar dari bus tidak sempat menyelamatkan barang,” terang Erna.

Erna menyebut saking paniknya sejumlah penumpang bahkan diakuinya terpaksa berdesak desakan untuk menuju ke pintu depan.

Ia mengaku setelah naik kapal dari Merak turun di Pelabuhan Bakauheni di terminal antarmoda Pelabuhan Bakauheni sempat naik bus selanjutnya dipindah ke Bus Tijex. Ia menyebut tidak menyangka bus yang berisi sekitar 36 penumpang tersebut terbakar.

Meski sebagian penumpang mengalami kerugian, pantauan Cendana News seluruh penumpang memilih melanjutkan perjalanan. Atas insiden bus terbakar tersebut, belum ada pihak terkait yang bisa dikonfirmasi.

Kemacetan di Jalinsum hingga dua kilometer dari dua arah akibat kendaraan bus terbakar – Foto: Henk Widi

Sebelumnya diberitakan bus yang terbakar diduga berasal dari mesin bagian belakang berhasil dipadamkan oleh dua unit mobil pemadam kebakaran dari Pemkab Lampung Selatan. Bangkai kendaraan yang masih mengepulkan asap bahkan masih dibiarkan di Jalinsum KM 62 dengan barang barang penumpang terbajar di dalam bagasi kendaraan.

Akibat bangkai kendaraan masih berada di bahu jalan, sejumlah kendaraan dari arah Bandarlampung bahkan terpaksa dialihkan ke jalan lama menghindari kemacetan lebih panjang.

“Kami diarahkan ke jalan lama tujuan Bakauheni terutama kendaraan kecil agar kemacetan terurai, sementara kendaraan besar menunggu sistem buka tutup,” terang Subandi salah satu pengemudi travel Bakauheni-Rajabasa.

Pantauan Cendana News, petugas polisi dari Polres Lampung Selatan, Polsek Penengahan, Satlantas Polres Lampung Selatan bahkan melakukan pengaturan lalu lintas dan mengamankan lokasi kejadian.

Kemacetan yang sempat terjadi perlahan lahan mulai terurai setelah dilakukan sistem buka tutup dari arah Bandarlampung ke Bakauheni dan sebaliknya. Kendaraan pemadam kebakaran yang berhasil memadamkan api terlihat masih berjaga di lokasi kejadian.

Baca Juga
Lihat juga...