Peringatan 100 Hari, Arissetyanto: Semangat dan Cita-cita Pak Probo Harus Terus Hidup

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

335

YOGYAKARTA — Semangat dan cita-cita almarhum Probosutedjo yang senantiasa ingin mencerdaskan kehidupan bangsa melalui dunia pendidikan harus terus hidup dan dihidupkan oleh generasi penerus. Semangat itu tak boleh luntur meski Pak Probo telah meninggal dunia.

Hal itu diungkapkan Rektor Universitas Mercu Buana (UMB) Jakarta, Arissetyanto Nugroho, yang hadir dalam pengajian peringatan 100 hari wafatnya Alm Probosutedjo bertempat di dusun Kemusuk Argomulyo Sedayu Bantul, Selasa (03/07/2018) malam.

Aris menyatakan, Pak Probo merupakan sosok yang sangat peduli dengan dunia pendidikan.

Ia menyebut Pak Probo secara nyata telah berupaya mewujudkankan cita-citanya untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dengan menyediakan pendidikan berkualitas dan terjangkau. Salah satunya Universitas Mercu Buana (UMB).

“Beliau juga yang selalu menanamkan semangat wirausaha pada generasi muda. Agar bisa membuka lapangan kerja, serta memiliki mental berani, dan pantang menyerah. Yakni dengan mendirikan Akademi Wiraswasta Dewantara (AWD) yang menjadi cikal bakal Universitas Mercu Buana,” katanya.

Rektor Universitas Mercu Buana UMB Jakarta, Arissetyanto Nugroho. Foto: Jatmika H Kusmargana

Aris pun mengajak agar peringatan 100 hari meninggalnya Pak Probo dapat menjadi momentum untuk meneruskan semangat almarhum dalam menanamkan jiwa patriotisme dan nasionalisme. Memiliki kepemimpinan yang baik, pantang menyerah, tidak mudah mengeluh, serta mampu memanfaatkan potensi dan mencari solusi demi kepentingan bersama, seluruh bangsa dan negara.

Sementara itu, pada Selasa Malam ini, ribuan warga nampak mengikuti pengajian peringatan 100 hari wafatnya Alm Probosutedjo bertempat di kediaman almarhum dusun Kemusuk Argomulyo Sedayu Bantul.

Pengajian memperingati 100 hari Alm Probosutedjo ini digelar bakda Magrib dengan dipimpin Ust Andar Kadarusman. Sejumlah warga Sedayu khususnya dusun Kemusuk dan Argomulyo, nampak khusyuk membacakan doa untuk arwah almarhum.

Sejumlah keluarga almarhum mulai dari istri dan putra-putri adik alm yakni Bpk Soeharjo beserta ibu, hingga Titiek Soeharto nampak turut hadir dalam pengajian tersebut. Tak ketinggalan sejumlah keluarga Cendana maupun keluarga Kemusuk, beserta kerabat, sahabat dan kolega turut hadir.

Ribuan warga nampak menghadiri pengajian peringatan 100 hari wafatnya alm Probosutedjo di kemusuk Selasa malam. Foto: Jatmika H Kusmargana

Salah seorang warga yang turut hadir dalam acara tersebut, Suhartono, asal dusun Tegalsari Kemusuk, berharap apa yang selama ini telah dilakukan semasa hidup tetap bisa dilanjutkan oleh putra-putri almarhum.

“Pak Probo itu sosok yang sangat baik pada rakyat. Semua yang diperbuat untuk rakyat. Meski jarang ketemu langsung, tapi semua warga senang. Karena Pak Probo sering gelar acara bakti sosial dan memberikan santunan. Kita harap apa yang selama ini telah dilakukan tetap bisa dilanjutkan oleh anak-anak beliau,” katanya.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.