Peringatan 30 Tahun, Purwa Caraka Harap PCMSC Bermanfaat Bagi Masyarakat

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

216

JAKARTA — 153 anak didik Purwa Caraka Music Choir Studio dari berbagai daerah ambil bagian dalam konser bertajuk ‘Sing’ yang digelar untuk memperingati 30 tahun PCMSC, Sabtu (21/7/2018). Konser tersebut menyuguhkan lagu-lagu yang bertemakan soundtrack film.

“153 anak didik kita yang turut meramaikan konser ini,” beber Purwa Caraka, pimpinan Purwa Caraka Music School, saat jumpa pers konser ‘Sing’ di Gedung Kesenian Jakarta, Sabtu (21/7/2018).

Disebutkan, peserta dalam konser Sing tidak hanya berasal dari binaan pusat, tapi juga 50 cabang di berbagai kota.

“Kita menggarapnya juga semaksimal mungkin dalam kebersamaan, semoga menjadi pertunjukan yang bisa dinikmati, diapresiasi dan inilah karya anak-anak binaan kita,” sebutnya.

Di tengah ingar-bingar industri musik di Indonesia, kata Purwa, belajar musik klasik menjadi tantangan tersendiri bagi dirinya bersama para pembina PCMSC.

“Lalu, bagaimana memotivasi anak-anak untuk mau terus belajar, karena banyak anak-anak yang masih kecil tapi menyanyikan lagu-lagu dewasa,” paparnya.

Purwa Caraka, pimpinan Purwa Caraka Music School (Foto Akhmad Sekhu) 1
Purwa Caraka, pimpinan Purwa Caraka Music School. Foto Akhmad Sekhu

Purwa juga menyebutkan, usia 30 tahun belum tua-tua amat, tapi bahwa untuk mencapai umur 30 tahun memang dirinya bersama para pembina PCMSC tentu perlu perjuangan, banyak pengorbanan, butuh komitmen, butuh kesungguhan dan cinta.

“Kita senang melakukan kegiatan ini untuk anak-anak, mudah-mudahan apa yang menjadi kecintaan kita menjadi buah yang baik untuk kita semua, “ ujar pemegang hak paten sekolah musik, Purwacaraka Music Studio, sebanyak 50 cabang di berbagai kota.

Purwa bersyukur PCMSC tahun ini sudah berusia 30 tahun. Dari awal bergerak dengan modal kecil dan semangat tinggi untuk bertekad tetap mengadakan pendidikan musik.

“Banyak suka dukanya, seperti misalnya masalah sewa ruko untuk studio yang harga sewanya naik terus, dari bisa bayar kemudian tidak bisa bayar, sehingga kita harus berpindah untuk mencari sewa yang masih murah,” bebernya.

Di luar dari suka duka itu semua, Purwa ingin kehadiran PCMSC di tengah masyarakat dapat bermanfaat bagi masyarakat.

“Khususnya karena peserta didik kita kebanyakan anak-anak sekolah sekitar 70 persen jadi kita ingin melakukan ini berdampak positif bagi anak-anak,” pungkasnya.

Baca Juga
Lihat juga...