Perkemahan Sadar Pangan Aman 2018 Digelar di Bukittinggi

Editor: Koko Triarko

267
Wakil Gubernur Sumatera Barat, selaku Ketua Kwarda 03 Provinsi Sumatera Barat, Nasrul Abit/Foto: M. Noli Hendra 
PADANG – Wakil Gubernur Sumatera Barat, selaku Ketua Kwarda 03 Provinsi Sumatera Barat, Nasrul Abit, mengatakan di Sumatera Barat akan digelar Perkemahan Sadar Pangan Aman (Persapa) II 2018 pada 30 Juli – 1 Agustus 2018 di Bumi Perkemahan SKB Panorama Baru Kota Bukittinggi. 
Ia menyebutkan, kegiatan perkemahan tersebut merupakan iven yang kedua kalinya. Sebelumnya, pernah diselenggarakan pada 2017 lalu. Untuk itu, direncanakan pada tahun ini, tema yang diangkat ialah Perkemahan Sadar Pangan Aman atau Persapa 2018.
“Seperti tahun lalu, peserta perkemahan berasal dari 19 Kwartir Cabang Gerakan Pramuka di ruang lingkup Kwarda 03 Gerakan Pramuka Sumatera Barat. Ditambah beberapa gugus depan dari Kwarcab Kota Bukittinggi selaku tuan rumah,” ujarnya, Senin (9/7/2018).
Ia menjelaskan, hingga saat ini kegiatan tersebut masih tahap persiapan, termasuk edaran ke 19 Kwartir Cabang, dengan rencana kegiatan diselenggarakan pada tanggal 30 Juli – 1 Agustus 2018 di Bumi Perkemahan SKB Panorama Baru Kota Bukittinggi.
Ia berharap, dengan adanya pelaksanaan perkemahan tersebut, generasi muda akan lebih paham dengan jenis-jenis dan bentuk makanan dan obat berbahaya sejak dini, karena dalam kegiatan itu akan membahas soal kesehatan pangan.
“Aktivitas kegiatan perkemahan ini mereka diberi pengetahuan tentang ciri, sifat, jenis dan bentuk dari makanan, obat-obatan dan kosmetik berbahan yang merusak kesehatan,” ucapnya.
Setidaknya, melalui kegiatan tersebut, Pramuka akan berada di garis terdepan dalam meminimalisir peredaran bahan makanan dan kosmetik yang berbahaya bagi kesehatan masyarakat banyak.
Nasrul menyampaikan, sosialisasi bahaya makanan pangan itu sebaiknya mulai diberikan melalui jenjang dunia pendidikan, dan begitu juga dengan organisasi seperti halnya Pramuka.
Menurutnya, sejauh ini bahaya makanan tidak hanya mengancam orang dewasa, tetapi juga turut mengancam anak-anak di sekolah. Ancaman bahaya makanan terhadap anak-anak itu datang dari pedagang di sekitar sekolah, seperti permen, susu, es krim, dan makanan atau pun minuman jenis lainnya.
“Jadi, kegiatan ini akan memiliki manfaat bagi peserta didik yang tergabung dalam Pramuka, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Padang, Martin Suhendri, mengatakan BBPOM sangat mengapresiasi Kwarda 03 Sumbar yang berkenan bekerja sama dengan BBPOM, dalam rangka meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelaksanaan promosi dan sosialisasi keamanan pangan, di lingkungan Gerakan Pramuka.
“Sejauh ini, kerja sama kami dengan Pramuka sangat efektif, sehingga kita kembali menggelar dengan lokasi di Kota Bukittinggi,” sebutnya.
Martin menjelaskan, nantinya Persapa II 2018 akan dibuka langsung oleh Kepala Badan POM RI, Penny K. Lukito.
Baca Juga
Lihat juga...