Perpuseru Titian Ilmu Tambah Koleksi Buku Lewat Prestasi

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

225

LAMPUNG — Sejumlah prestasi berhasil ditorehkan Perpustakaan Seru (Perpuseru) Titian Ilmu desa Titiwangi kecamatan Candipuro Lampung Selatan. Di antaranya cerita impact kategori tulisan berhadiah Rp2 juta. Dilibatkan secara aktif dalam kegiatan motivasi pengembangan perpustakaan desa di Bekasi pada 2016 dan 2017.

Ketua Perpustakaan Titian Ilmu, A.Nur Salim menyebuktkan, prestasi yang diraih turut mendukung dalam jumlah koleksi buku. Seperti pada prestasi Pengelolaan Perpustakaan Umum Desa Terbaik Tingkat Provinsi Lampung 2018, selain piala dan piagam juga memperoleh bantuan buku.

“Bantuan buku sebanyak 1.000 buah tersebut menjadi tambahan koleksi dari sebelumnya sudah tersedia 800 buku. Hal tersebut juga menjadikan bahan bacaan masyarakat dari anak anak hingga orang dewasa semakin lengkap,” terang Ketua Perpuseru Titian Ilmu, A.Nur Salim, Kamis (5/7/2018).

Sebagian koleksi buku yang dimiliki oleh Perpuseru Titian Ilmu [Foto: Henk Widi]
Disebutkan, selama ini minimnya ketersediaan buku masih jadi salah satu kendala, kita lakukan inovasi menciptakan produk kerajinan untuk dijual modal membeli buku, dan tambahan buku sangat membantu.

Perpustakaan yang sudah didirikan sejak 2016 tersebut terus meningkatkan peran sertanya bagi generasi muda. Upaya meningkatkan minat baca sebagai jendela dunia ikut mendukung pemberdayaan masyarakat pedesaan.

“Dukungan dari pemerintah desa bahkan menjadi salah satu cara perpustakaan tersebut terus berkembang meski keterbatasan rak buku dan fasilitas penunjang,” tambahnya.

Pengembangan peran serta perpuseru Titian Ilmu juga dilakukan pada hari hari khusus. Selama bulan ramadan, Perpuseru Titian Ilmu diakui A.Nur Salim mulai menggunakan fasilitas perpustakaan keliling menjangkau lokasi anak anak berkumpul yang jauh dari Perpuseru.

“Kepedulian masyarakat akan budaya membaca terus terlihat dengan adanya donasi buku ke perpuseru untuk bahan bacaan bagi anak anak di pedesaan,” papar A.Nur Salim.

Keberadaan fasilitas komputer yang terkoneksi ke internet juga memberi manfaat bagi anak usia pelajar.

“Banyak anak anak datang ke perpustakaan untuk membaca buku dan sebagian mengakses internet perpustakaan melalui telepon pintar,” papar A.Nur Salim.

Keberadaan internet di Perpuseru diakuinya ikut memberi dampak positif bagi pembelajaran sejumlah usaha kreatif untuk pemberdayaan generasi muda.

Dendi (13) salah satu pelajar SD di desa Titiwangi menyebut selama liburan, ia mengisi waktu dengan membaca buku bersama kawan sebaya.

“Mendatangi Perpuseru menjadi salah satu kegiatan selama libur sekolah yang akan memasuki tahun ajaran baru 2018/2019 pada 16 Juli mendatang,” sebutnya.

Ia menyebut adanya koleksi buku baru yang baru datang membuat ia semangat membaca terlebih buku baru didominasi buku bergambar.

Baca Juga
Lihat juga...