Persentase Perempuan Menjadi Anggota Bawaslu Provinsi Meningkat

Ilustrasi - Dok. CDN

JAKARTA – Persentase jumlah anggota perempuan di Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) provinsi meningkat. Dari pelantikan yang dilakukan, saat ini jumlah perempuan di Bawaslu Provinsi mencapai 22 persen, sebelumnya hanya berjumlah 19 persen.  

“Seleksi dilakukan melalui serangkaian proses penjaringan dan penyaringan sampai akhirnya bawaslu memilih dan menetapkan anggota bawaslu provinsi. selama proses itu dilakukan dengan selektif sehingga tak mudah bagi tim seleksi dan bawaslu untuk menghasilkan anggota terpilih,” tutur Ketua Bawaslu RI Abhan saat melantik 81 Anggota Bawaslu Provinsi, Rabu (25/7/2018).

Dari total 188 orang anggota Bawaslu di 34 provinsi, termasuk yang dilantik pada Rabu (25/7/2018) 41 orang di antaranya adalah perempuan. Jumlah anggota perempuan tersebut bertambah 18 orang menjadi 41 orang, dari sebelumnya hanya 23 orang.

Anggota perempuan terbanyak terdapat di Jawa Timur, Sumatera Barat, Kalimantan Tengah dan NTT, masing-masing ada dua orang. Sementara, jumlah anggota laki-laki di Bawaslu Provinsi ada 147 orang. 84 orang merupakan anggota yang sudah terbentuk dan 63 orang adalah anggota yang merupakan penambahan seperti diamanatkan dalam UU No.7/2017 tentang Pemilu. Latar belakang pendidikan dari 81 orang anggota Bawaslu provinsi yang baru saja dilantik, 39 persen berijazah S1, 55 persen S2 dan enam persen berijazah S3. (Ant)

Lihat juga...