Persiapan Asian Games Disorot Media Asing

Editor: Mahadeva WS

350
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiag Uno – Foto Lina Fitria

JAKARTA – Media asing mensoroti persiapan penyelenggaraan Asian Games 2018 di Jakarta dengan pemberitaan bernada miring. Salah satunya adalah artikel berjudul Jakarta covers up ‘stinky, toxic’ river near Asian Games village  yang dikeluarkan Channel News Asia.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno memastikan, Asian Games 2018 akan menjadi yang terbaik. Sorotan media asing tersebut dinilainya tidak berpengaruh terhadap persiapan penyelenggaraan Asian Games di Jakarta.  “Ya saya sudah lihat dari media Channel NewsAsia. Tapi inilah Indonesia bahwa kita partisipatif, kolaboratif. Media asing boleh menyoroti kita, tapi kita akan tunjukkan ke media asing bahwa ini Asian Games terbaik,” kata Sandiaga, Senin (23/7/2018).

Menurutnya, saat berlangsungnya Asian Games 2018, Indonesia akan mendapatkan sorotan positif. Hal tersebut seperti yang dialami Rusia saat mempersiapkan Piala Dunia 2018. Sandiaga optimis, dapat mematahkan stigma negatif mengenai persiapan Asian Games 2018. “Sama kayak di Rusia kemarin, world cup semua banyak yang menyoroti, dan ternyata WC (toilet) di Rusia yang terbaik paling rapih paling terorganisir,” tandasnya.

Dengan kondisi tersebut diharapkannya, masyarakat jangan sampai terpengaruh dengan apa yang disampaikan oleh orang lain. Hal itu disebutnya hanya bertujuan untuk menjatuhkan. “Saya yakin kita jangan terombang-ambing dengan apa yg dikatakan orang lain jangan sampai kita saling menjatuhkan,” tambahnya.

Mantan pengusaha itu berharap, momentum Asian Games 2018 dapat mempersatukan warga. Bila warga bersatu akan dapat menghasilkan Asian Games yang baik. Tak hanya itu Indonesia siap menghadapi International Monetary Fund (IMF) dan World Bank yang akan diselenggarakan pada Oktober 2018 mendatang.

“Ini justru kesempatan kita untuk bersatu. Kita tunjukkan ke Asing, bahwa kita mampu. Jangan mempertanyakan kemampuan kita. Kita ini bangsa besar jangankan Asian Games, IMF dan World Bank bulan Oktober kita siap, kita yakin apa yg kita lakukan sudah maksimal dan mengenai jaring itu sudah dibahas, kita sudah mengambil double triple protection,” tuturnya.

Sandiaga telah mengatakan hal tersebut kepada penyelenggara Asian Games (Inasgoc) untuk tidak mengambil risiko mengenai aroma di sekitar Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta yang berdekatan dengan Kali Item. Pemprov DKI Jakarta telah berusaha untuk menghilangi aroma tidak sedap dari Kali Item.

“Tadi ke temen-temen Inasgoc bahwa kita gak mau ambil resiko sama sekali. Kemarin sudah hilang aromanya tapi untuk memastikan gak ada potensi dan risikonya kita ambil langkah-langkah untuk mengurangi risiko itu,” jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, media asing dari Channel News Asia yang mengulas kebijakan penutupan Kali Item dengan waring di artikel berjudul Jakarta covers up ‘stinky, toxic’ river near Asian Games village. Artikel itu membahas penutupan Kali Item yang berada tak jauh dari Wisma Atlet Asian Games, untuk menghambat bau tak sedap. Hal tersebut menjadi polemik jelang persiapan Asian Games 2018.

Selain itu South China Morning Post juga mengulas penggunaan tiang bambu untuk bendera Asian Games dalam artikel berjudul Asian Games 2018: Jakarta governor orders residents’ flags be re-erected after Asiad gesture initially falls flat. Media asal China itu menuliskan tentang Anies yang menginstruksikan agar bendera-bendera yang diikat bambu dipasang kembali, setelah sebelumnya sempat dicopot.

Baca Juga
Lihat juga...