Persiba Incar Poin di Biak

Editor: Mahadeva WS

206
Siswanto, Pemain Persiba Balikpapan – foto Ferry Cahyanti

BALIKAPAN – Persiba Balikpapan harus segera melupakan kekalahan 0-2 dari PS Mojokerto Putra, Rabu (10/7/2018) lalu. Siswanto dan kawan-kawan harus mulai fokus pada pertandingan melawan PSBS Biak yang akan digelar 15 Juli mendatang.

Jika melihat statistik, laga PSBS Biak di Stadion Cendrawasih, laga kali ini seharusnya bukan perkara sulit. Dari tiga partai kandang yang dijalani, PSBS Biak justru tak pernah menang di kandang. Satu laga berakhir seri dan dua laga berakhir dengan kekalahan bagi PSBS Biak.

Terakhir, PSBS Biak dikalahkan sang tamu Martapura FC 1-2 pada pekan ketujuh Liga 2. Pemain Persiba Siswanto optimis, bisa mencuri poin dari Biak, Minggu (15/7/2018) nanti. Catatan minor tuan rumah kala berlaga di kandang jadi alasan utama pemain asal Pasuruan tersebut. “Pemain memang kecewa dengan kekalahan dari PSMP, tapi kami sudah siap untuk bisa membawa pulang poin dari Biak,” katanya, Kamis (12/72018).

Berkaca dari laga terakhir melawan PSMP, Siswanto berharap wasit bisa bertindak adil pada laga nanti.  Performa Siswanto dan kawan-kawan dalam beberapa laga terakhir sedang dalam tren positif. Penyerang sayap Persiba ini total sudah mengoleksi dua gol. Catatan  ini lebih baik daripada dua striker Persiba Dimas Galih yang belum sekalipun menjebol gawang lawan dan Dani Namangge yang baru mengoleksi satu gol.

Sementara itu, Fans Persiba Balikpapan yang tergabung dalam Balikpapan Suporter Fanatik (Balistik) akan menggelar rapat menyikapi rentetan hasil buruk tim kesayangannya yang kini terpuruk di zona degradasi liga 2. “Kita akan bersikap dengan melihat hasil buruk Persiba selama ini,” ucap Ketua Balistik Hendriko Jatmiko.

Dia menilai, Beruang Madu merupakan millik publik Balikpapan sehingga semua pihak harus merasa ikut bertanggungjawab mengangkat kembali prestasi dan tidak membiarkannya semakin terpuruk dan turun degradasi ke liga3. “Waktu tim Persiba launching, kata Pak Rahmad Mas’ud (Wali Kota Balikpapan) Persiba milik publik Balikpapan, bukan miliki individu, jangan sampai Persiba hanya tinggal kenangan,” imbuhnya.

Menurutnya, harus ada perombakkan tim jika ingin melihat Persiba keluar dari zona degradasi. Mengingat kualitas pemain saat ini sulit untuk bisa bersaing. “Perekrutan pemain juga semua harus ikut bertanggungjawab dalam pemilihan pemain. Karena memang kualitasnya harus ada pembenahan,” tandasnya.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.