banner lebaran

Persiwa ‘Terluka’, PSIM Siap Maksimalkan Raihan Angka

Editor: Koko Triarko

321
YOGYAKARTA – PSIM Yogyakarta memiliki kesempatan emas menambah tiga poin dan memperbaiki peringkat di papan klasemen sementara Liga 2 grup timur, saat menjamu Persiwa Wamena, Sabtu (14/7/2018). Sebab, lawan dalam kondisi ‘terluka’.
Hingga pekan ketujuh, Persiwa Wamena masih belum beranjak dari dasar klasemen sementara. Tim asuhan Suimin Diharja belum bisa beranjak, karena beragam faktor nonteknis. Salah satunya, tim tidak memiliki homebase pasti, dan selalu berpindah stadion saat melakoni laga kandang.
Persiwa mengawali laga kandang di Mako Brimob, kemudian pindah ke Stadion Mashud Wisnusaputra di Kuningan, Jawa Barat, pada laga kandang berikutnya. Status nomaden berdampak serius pada hasil laga.
Dari tujuh laga yang telah dilalui, Persiwa dua kali menang, dua kali seri dan tiga kali kalah. Kondisi ini akan coba dimanfaatkan PSIM untuk mengambil poin penuh.
“Meski Persiwa terluka, tapi pengalaman pelatihnya di persepakbolaan Indonesia tidak boleh diragukan, dan itu membuat tim ini tetap harus diwaspadai,” ucap pelatih PSIM Bona Simanjuntak, Jumat (13/7/2018).
Bona mengungkapkan, Suimin Diharja merupakan guru baginya. Ia sempat menyerap langsung ilmu dari pelatih gaek itu, saat membela klub PSMS Medan tahun 1996. Lalu, di Persikabo Bogor 2008 Divisi Utama dan saat Indonesia Super League (ISL) 2010 di Persijap Jepara.
“Saya sudah kenal lama dengan Suimin. Dia punya karakter keras, dan itu bakal diperlihatkan timnya dalam permainan besok, fighting spirit tinggi dan militan. Kita harus waspada,” jelas Bona.
Bona mengungkapkan, ia tidak akan mengubah komposisi pemain pada laga kontra Persiba. Starting XI saat memecundangi Semeru FC, awal pekan lalu, masih menjadi andalan untuk mengamankan tiga angka.
Bona menambahkan, beberapa kelemahan yang terlihat mencolok di Lumajang, telah dibenahi dalam latihan yang digelar beberapa hari terakhir. Ia pun mengaku optimis, anak asuhnya bisa bermain apik dan mengamankan tiga angka di depan pendukung sendiri.
“Di setiap laga adalah final bagi kami. Apalagi sudah lama saya tidak cetak gol bagi PSIM, terakhir di kandang Persegres Gresik. Kalau memang rezeki saya, besok saya bisa mencetak gol lagi,” sambung striker PSIM, Ismail Haris.
Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.