Polresta Malang Amankan Tersangka Pengedar Sabu

Editor: Mahadeva WS

239

MALANG – Polresta Malang berhasil menangkap dan mengamankan dua tersangka penyalahgunaan dan pengedaran narkotika jenis sabu. Dua tersangka tersebut adalah TAH (32) warga Kecamatan Sukun dan HOI (46) warga Kecamatan Klojen.

KBO Satreskoba Polres Malang Kota, Ipda Bambang Heryanta menjelaskan, penangkapan dilakukan berawal dari informasi masyarakat adanya transaksi narkoba di Jalan L.A. Sucipto, Kelurahan Blimbing, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Lokasi tersebut sering dijadikan ajang transaksi narkoba.

Dari informasi tersebut, dilakukan penyelidikan dan pada akhirnya pihak kepolisian berhasil mengamankan satu orang tersangka berinisia TAH yang diduga melakukan penyalahgunaan narkoba. “Saat di tangkap, dari tangan tersangka didapati barang bukti berupa narkotika jenis sabu seberat 0,85 gram yang di bungkus di dalam tiga buah bungkus plastik klip kecil,” jelasnya, Jumat (6/7/2018).

Dengan barang bukti tersebut, TAH akan disangkakan pasal 112 ayat 1 UU No.35/2009 dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun dan maksimal 12 tahun. Serta pidana denda paling sedikit Rp800 juta dan paling banyak Rp8 miliar. Dari TAH, petugas mengembangkan penyelidikan dan tim Buser Satresnarkoba berhasil kembali melakukan pengkapan terhadap tersangka berinisial HOI di rumahnya pada hari yang sama.

“Saat dilakukan penggeledahan, di dalam rumah tersangka, di dapati barang bukti berupa tiga buah bungkus plastik klip kecil sabu seberat 11 gram, kemudian ada timbangan digital, ATM, kertas tanda bukti transfer, dompet, handphone dan dua pack plastik klip kecil,” terangnya.

Selaku pengedar, tersangka melanggar pasal 114 ayat 1 dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun, serta melanggar pasal 112 ayat 2 UU No.35/2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun.

Baca Juga
Lihat juga...