Puluhan Putra Daerah Papua Barat Seleksi Bintara TNI

947
Ilustrasi personel TNI - Foto: Dok. CDN

WASIOR — Pemerintah Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat memberangkatkan 54 putra-putri asli daerah Papua untuk menjalani seleksi calon anggota bintara TNI di Manokwari.

Terkait dengan pelaksanaan seleksi tersebut, pihak Komando Rayon Militer 1703/07 Wasior mengumpulkan seluruh calon peserta dan orangtuanya masing-masing, di Wasior, Rabu (11/7/2018).

Mereka diberikan pengarahan terkait dengan proses seleksi bintara tahap kedua 2018 tersebut. Danramil Wasior, Mayor Inf Andri Risnawan, mengatakan kelulusan para peserta calon siswa ditentukan menurut kemampuan masing-masing.

“Bukan dandim juga bukan danramil, kami panitia hanya memfasilitasi saja. Kelulusan sepenuhnya tergantung kemampuan adik-adik,” kata dia.

Selama kegiatan di Manokwari, kata dia, Kodim 1703 Manokwari bertanggung jawab penuh dari penampungan, makan, hingga transportasi selama proses seleksi.

Meskipun demikian, orang tua diminta memberi perhatian terkait dengna hal-hal di luar kebutuhan pribadi para peserta.

Menurut dia, persaingan dalam setiap seleksi cukup ketat, mengingat banyak putra daerah memiliki minat yang sama untuk menjadi anggota TNI AD.

Selama masih ada waktu, mereka diminta memanfaatkanya untuk latihan, terutama fisik dan psikologi.

“Jika ada yang tidak lolos dari seleksi tes mohon dipedomani dengan baik karena itu merupakan hasil yang diperjuangan oleh anak-anak sekalian. Hargai kemampuan mereka, kemudian berlatih lagi agar bisa mengikuti tes pada kesempatan berikutnya,” kata Indra.

Bupati Teluk Wondama, Bernadus Imburi, mengatakan pemerintah daerah maupun dirinya secara pribadi tidak mengkhususkan para peserta calon siswa.

“Kami tidak ada titipan untuk disampaikan ke kodam. Kalian semua sama-sama berjuang, kami serahkan semua ke panitia seleksi,” kata dia.

Pemerintah daerah, lanjut dia, hanya memberi kemudahan dalam pengurusan syarat administrasi yang dibutuhkan calon tentara. Pemkab Wondama juga siap menanggung biaya transportasi menuju Manokwari.

Imburi berharap, para orangtua calon siswa harus menerima semua keputusan hasil tes yang diperoleh.

“Jangan ada yang tidak terima dengan keputusan hasil tes, lalu bikin aksi palang jalan lalu menuntut ini itu. Itu tidak bagus, kalau memang tidak lulus latihan lagi supaya lolos di penerimaan berikutnya,” kata dia.

Peserta yang diberangkatkan dari Teluk Wondama itu masuk dalam kategori calon siswa bintara pedalaman. Dari 54 orang tersebut, terdiri atas tujuh calon siswa perempuan dan 47 orang lainnya laki-laki. Mereka akan diberangkatkan ke Manokwari pada 23 Juli 2018. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...