Ratusan Anak Disabilitas di Solo Peringati HAN

Editor: Satmoko Budi Santoso

208

SOLO – Ada cara tersendiri yang dilakukan Yayasan Pendidikan Anak Cacat (YPAC) Solo, Jawa Tengah dalam memperingati Hari Anak Nasional (HAN) yang bertepatan dengan hari ini, 23 Juni 2018.

Ratusan anak disabilitas yang berasal dari Solo dan 6 kabupaten di sekitar Solo diajak kumpul untuk bermain dan bergembira bersama di hari yang spesial tersebut. Sejumlah acara pun disiapkan dari panitia, baik pentas musik anak-anak disabilitas hingga pembacaan puisi karya mereka.

“Banyak acaranya, ada sulap, baca pusi serta pentas musik. Kita juga gelar motivasi untuk memberi semangat kepada anak-anak disabilitas,” kata Reni Yunus, selaku penyelenggara kegiatan kepada Cendana News, Senin (23/7/2018).

Kepala Dinas Sosial Kota Solo Rohana – Foto: Harun Alrosid

Tak kurang 500 anak berkebutuhan khusus ikut meramaikan acara dalam rangka Hari Anak Nasional. Tujuan diselenggarakan kegiatan ini tak lain memberikan ruang dan support kepada mereka yang memiliki keterbatasan agar tidak ciut nyali dengan anak pada umumnya.

“Kita undang mereka agar tidak berkecil hati bahwa mereka sama dengan anak pada umumnya,” jelas Reni.

Di Hari Anak Nasional, dirinya menjelaskan jika tingkat kesadaran pihak orang tua terhadap anak disablitas khususnya di Solo dan sekitarnya semakin baik. Hal ini ditunjukkan dengan sikap orang tua yang sudah tidak malu-malu lagi mencari pendidikan maupun kesehatan untuk anak yang memiliki kebutuhan khusus.

“Orang tua sekarang lebih menerima keadaan anak mereka. Mereka juga tidak malu lagi memberikan pendidikan yang setara dengan anak pada umumnya,” tandasnya.

Pemerintah Solo memberikan perhatian khusus terhadap penyandang disabilitas baik tuna rungu, tuna netra, tuna daksa, maupun autis dalam memperingati Hari Anak Nasional. Melalui momentum ini, pemerintah kota berkomitmen untuk terus meningkatkan kesadaran baik orang tua, lingkungan dan pemerintah untuk memberikan hak-hak anak pada umumnya.

“Anak ke depan adalah generasi penerus bangsa, apapun nanti merekalah yang akan mengisi. Yang terpenting saat ini adalah bagaimana kita memenuhi kebutuhan mereka tercukupi. Minimal kebutuhan dasar mereka,” tambah Kepala Dinas Sosial Kota Solo, Rohana.

Lebih lanjut Rohana mengatakan, kebutuhan dasar anak ini melingkupi kesehatan, pendidikan, hak untuk bermain serta hak-hak lainnya. Sejauh ini Pemkot Solo telah berupaya dan akan terus meningkatkan fasilitas untuk menunjang hak anak. Selain itu, pihaknya meminta komitmen bersama, baik keluarga serta lingkungan bersama pemerintah agar hak-hak anak dapat terpenuhi.

“Pemerintah Kota juga mengalokasikan anggaran untuk mereka. Namun sejauh ini baru yang ada di panti asuhan ataupun yayasan. Mereka yang terlahir dalam kondisi dari keluarga tidak mampu, Pemkot memberikan akomodir mereka. Misalnya memberikan pendidikan yang layak mulai jenjang sekolah dasar hingga menengah atas,” pungkasnya.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.