hut

Rektor UMB: Paduan Suara UMB Juara Internasional, Kado HUT RI

Editor: Koko Triarko

JAKARTA – Nama Indonesia kembali diharumkan di kancah Internasional oleh Paduan Suara Universitas Mercu Buana, dengan menjadi juara dalam ajang Tokyo International Choir Competition 2018, di Tokyo, Jepang, akhir Juli 2018 ini.
“Menjadi juara di ajang internasional, merupakan sesuatu yang luar biasa, karena tidak mudah. Saya melihat, para peserta begitu bagus performanya. Namun, dengan memiliki tekad dan keyakinan yang tinggi, Paduan Suara Universitas Mercu Buana yang dikonduktori oleh Agus Juwono, berhasil mengalahkan 59 peserta dari 14 negara yang mengikuti ajang lomba ini,” ujar Dr. Ir. Arissetyanto Nugroho. M.M, Rektor Universitas Mercu Buana, yang saat ini, Senin (30/7/2018), masih berada di Jepang.
Trophy Winner Tokyo International Choir Competition 2018 yang diraih PSM UMB di Tokyo, Jepang. -Foto: Dok. Dr. Ir. Arissetyanto Nugroho. M.M
Sebagai Pembina Paduan Suara, Dr. Ir. Arissetyanto Nugroho, M.M., mengatakan, prestasi ini menegaskan, bahwa paduan suara UMB, sejatinya memang sudah dikenal dan ditakuti lawannya, jika hendak dilihat dari prestasi yang setiap tahun selalu menjadi juara 1 di ajang serupa.
Pada 2014, PSM UMB juga berhasil menjuarai nomor 1 dalam Canta Al Mar Internasional Choir Competition 2014 di nomor Folklore, mixed dan female.
Kemudian, pada 2015, PSM UMB juga menjadi juara 1 Folklore Busan International Choir  Competition, dengan kategori Folklore. Bahkan, pada 2016, PSM UMB juara juga di Lanna Thailand Choir Competition untuk kategori folklore. Prestasi yang terus dipertahankan ini, tentu sangat membanggakan bagi Indonesia.
Pada kejuaraan di Jepang ini, menurut Dr. Ir. Arissetyanto Nugroho, M.M., tiga lagu dibawakan dengan sempurna oleh tim paduan suara Universitas Mercu Buana.
Pada lagu pertama, Bagus S Utomo membawakan lagu Gayatri. Pada lagu kedua, Alexander  Parengkuan membawakan lagu ‘Si Patokaan’. Sedangkan lagu ketiga, Ken Steven, membawakan lagu Paris Berantai.
“Dari 59 peserta yang menjadi lawan tanding, semua menjadi lawan tangguh dalam kompetisi. Namun, rival terberat adalah Filipina dan Jepang selaku tuan rumah,” jelas Dr. Ir. Arissetyanto Nugroho, M.M.
Dr. Ir. Arissetyanto Nugroho. M.M., juga menambahkan, selain juara folklore, PSM UMB juga meraih juara kedua dalam kategori Chamber. Sehingga, PSM UMB berhasil mendapatkan trophy winner serta uang pembinaan ¥50.000.
Dr. Ir. Arissetyanto Nugroho, M.M, Rektor Universitas Mercu Buana, bincang-bincang santai dengan wartawan Cendana News, Jumat, (19/1/2018) -Foto: M.Fahrizal
Sebagai Rektor, ia berharap, prestasi PSM UMB ini dapat memacu Universitas lainnya dalam memajukan dunia pendidikan, dan menghasilkan putra-putri generasi penerus bangsa yang berprestasi.
Setelah beberapa waktu lalu, Indonesia diharumkan oleh prestasi Lalu Muhammad Zohri di bidang Atletik, Paduan Suara Universitas Mercu Buana yang dibina oleh Dr. Ir. Arissetyanto Nugroho. M.M., ikut mengukir prestasi yang harum di kancah Internasional.
“Kemenangan ini menjadi Kado bagi Hari Ulang Tahun ke-73 Kemerdekaan RI, yang akan kita peringati sebentar lagi. Sekaligus menandai 60 tahun hubungan bilateral RI dan Jepang,” pesan Rektor UMB tersebut kepada seluruh Bangsa Indonesia.
Lihat juga...