SAR Denpasar Kirim Personil ke Lokasi Gempa Lombok

Editor: Satmoko Budi Santoso

687

BADUNG – Pascagempa berkekuatan 6,4 SR yang mengguncang Lombok Timur, Minggu (29/7/2018) kemarin, Basarnas Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar mengirimkan personil ke Lombok Timur untuk membantu proses evakuasi.

“Tadi sekitar pukul 13.15 Wita sudah diberangkatkan 15 personil dengan dilengkapi peralatan ekstrikasi, mountenering dan peralatan SAR pendukung lainnya,” ucap Ketut Gede Ardana selaku Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Minggu (30/7/2018).

Tim rescue tersebut diberangkatkan melalui darat dengan menggunakan truk angkut personel dan akan melewati jalur penyeberangan dari pelabuhan Padang Bai menuju Pelabuhan Lembar dengan estimasi perjalanan Denpasar-Padangbai selama dua jam perjalanan dan dilanjutkan dengan perjalanan menggunakan kapal laut selama kurang lebih empat jam.

Suasana pemberangkatan tim yang dipimpin oleh Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Ketut Gede Ardana. Foto Sultan Anshori

Ardana berharap cuaca mendukung dan tidak mengganggu jadwal pelayaran menuju lombok, sehingga bantuan personil maupun peralatan cepat tiba di lokasi. Dari informasi yang ia terima, masih ada ratusan pendaki, baik pengunjung lokal maupun WNA (Warga Negara Asing) yang masih terjebak dan membutuhkan bantuan evakuasi (di Danau Segara Anak dan Plawangan).

Menurut informasi dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Mataram bahwa masih ada pendaki yang terjebak di jalur pendakian Rinjani karena akses jalannya tertutup longsor, hanya jalur Sembalun yang menjadi alternatif untuk evakuasi.

“Nantinya penempatan tim rescue dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menyesuaikan dengan arahan SMC (SAR Mission Coordinator) di lapangan, apakah akan menangani pendaki yang terjebak di Gunung Rinjani atau ditempatkan untuk menangani korban tertimbun reruntuhan bangunan. Namun dapat dipastikan para personil sudah memiliki kemampuan untuk penanganan hal tersebut,” pungkas Ardana.

Seperti yang diketahui, telah terjadi gempa berkekuatan 6,4 SR yang mengguncang Lombok Timur, Minggu (29/7/2018) kemarin, tepatnya pukul 06.45 wita. Akibat musibah tersebut mengakibatkan jatuhnya korban jiwa maupun korban luka-luka dan kerusakan materiil.

Gempa dengan kedalaman 10 KM yang berpusat di 8,26 LS-116.55 BT, 28 KM barat laut Lombok timur tersebut juga berakibat terjadinya longsor di Gunung Rinjani.

Baca Juga
Lihat juga...