Senkudaya Padang Sasar 150 Warung Kecil

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

157
Senkudaya Padang yang ada di jalan Ampang merupakan tempat baru setelah pindah kantor beberapa bulan yang lalu/Foto: M. Noli Hendra

PADANG — Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) melalui Sentra Kulakan Posadaya (Senkudaya) Padang terus membangun ekonomi produktif di Sumatera Barat, Salah satunya dengan mendukung dan melayani warung kecil milik Posdaya sampai tingkat desa.

Pembina Koperasi LKKS Provinsi Sumatera Barat, Nevi Zuairina mengatakan, barang dan kebutuhan lainnya ada di Senkudaya dapat dipasarkan dalam bentuk koperasi yang bertugas membina dan menyuplai kebutuhan warung. Bahkan, masyarakat umum yang bukan anggota juga dapat memanfaatkan keberadaannya.

Ia menjelaskan, Senkudaya bertujuan memfasilitasi warung Posdaya dalam memenuhi kebutuhan dan memberikan kredit barang dengan harga grosir. Hal tersebut akan menambah lapangan kerja serta bersinergi dengan program pemerintah dalam menanggulangi kemiskinan.

“LKKS memang konsen untuk membantu masyarakat dalam memperbaiki ekonomi keluarga. Senkudaya adalah upaya yang jitu untuk menjangkau masyarakat. Saya berharap masyarakat memanfaatkannya,” katanya di Padang, Minggu (29/7/2018).

Menurutnya, keberadaan Posdaya di Kota Padang yang merupakan binaan dari Lembaga Kordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) dan Yayasan Damandiri, harus berperan dalam membantu masyarakat.

Alasan kuat untuk LKKS untuk konsen meluncurkan Senkudaya yakni karena masih banyak warung kecil di kota Padang yang membutuhkan tambahan modal usaha.

Nevi mengaku hal tersebut yang membuat koperasi LKKS membuka kulakan (grosiran warung) yang diberi nama Sentra Kulakan Posdaya.

“Anggota yang tergabung dalam Posdaya itu 80 persennya itu memiliki usaha warung. Hal inilah yang kita bantu,” terangnya.

Pembina Koperasi LKKS Provinsi Sumatera Barat Nevi Zuairina/Foto: M. Noli Hendra

Ia menyatakan koperasi juga diharapkan untuk menyuplai keperluan dagangan yang dibeli dalam jumlah besar setidaknya 150 warung di tingkat desa agar ongkos operasionalnya tertutupi. Karena harga barang yang dijual lebih murah.

“Harapan kami Senkudaya ini dapat bersinergi dengan pemerintah dalam program mengentaskan kemiskinan melalui pemberdayaan warung Posdaya serta warung kecil yang ada di Kota Padang,” ungkapnya.

Hingga saat ini yang sudah menjadi anggota hampir 300 warung. Sementara yang telah mengajukan permohonan namun belum ditindaklanjuti juga masih banyak.

Ketua harian Koperasi Hidayah LKKS yang juga mengurus Senkudaya Padang, Dewi Novita mengatakan, sasaran dari Senkudaya yakni warung kecil di kota Padang yang butuh tambahan modal,. Terutama yang belum mandapatkan pinjaman dari koperasi.

“Koperasi kita yang terletak di komplek mesjid raya dan ini mempermudah anggota atau pelanggan kita untuk mengambil barang,” tegasnya.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.