Simulasi Penanggulangan Korban Berlangsung Saat Gempa Sungguhan

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

333

GIANYAR — Simulasi penanganan korban gempa yang berlangsung di pantai Siyut, Desa Tulikup, Gianyar, Minggu, (29/7/2018) berlangsung di tengah gempa sungguhan. Meski diikuti gempa susulan, namun kegiatan yang diselenggarakan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gianyar tersebut tetap dilanjutkan.

“Tadi saya lihat raut wajah tegang tampak dari peserta simulasi yang kebanyakan anak-anak. Atap warung di pinggir pantai Siyut terlihat bergoyang. Selanjutnya, bertepatan dilaksanakan simulasi terjadi gempa susulan pukul 09.50 wita. Latihan terus dilanjutkan di tengah terjadi gempa sungguhan. Namun, beruntung tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ucap Kepala BPBD Kabupaten Gianyar A.A. Oka Digjaya kepada sejumlah awak media.

Oka Digjaya menjelaskan, Skenario dalam simulasi itu telah terjadi gempa dan tsunami. BMKG mengeluarkan peringatan bahwa terjadi gempa berpotensi Tsunami. Saat tsunami terjadi. masyarakat Desa Tulikup terutama yang dekat pesisir pantai berlarian menyelamatkan diri menuju jalur evakuasi yang telah ditentukan yakni SD Negeri 5 Desa Tulikup.

Kepala BPBD Kabupaten Gianyar A.A. Oka Digjaya.-Foto: Sultan Anshori

Selanjutnya BPBD dengan Tim Reaksi Cepat melakukan penyelamatan korban yang terkena dampak tsunami, dibantu instansi seperti TNI/Polri, kesehatan, rumah sakit, PU, Satpol PP dan instansi terkait lainnya.

Oka Digjaya menambahkan, simulasi bertujuan memberi pengetahuan dan meningkatkan kewaspadaan tentang bahaya bencana alam. Simulasi juga untuk melatih kesiapan dalam keadaan darurat.

“Simulasi ini dirancang untuk memberikan pelatihan, mengurangi kebingungan dan memastikan kesiapan prosedur dan peralatan tanggap darurat,” imbuh Oka Digjaya.

Ditambahkan Oka Digjaya, kesiapsiagaan merupakan hal yang penting dan harus dibangun pada setiap tingkat kelompok masyarakat. Pengalaman menunjukkan bahwa kehancuran akibat bencana dapat dikurangi jika semua orang lebih siap menghadapi bencana.

Dalam simulasi yang berlangsung hingga setengah hari itu dikerahkan beberapa armada di antaranya ambulance, mobil pemadam kebakaran, alat berat dan sepeda motor dari Tim Reaksi Cepat. Hadir dalam simulasi itu Kapolres Gianyar AKBP Priyanto Priyo Hutomo.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.