SKN Kebumen Siap Fight di AFF Futsal Championship 2018

169
Deni Handoyo, pelatih SKN Kebumen. Foto: Sodik

YOGYAKARTA – Turnamen futsal antarklub tingkat Asia, AFF Futsal Club Championship 2018 digelar mulai hari ini, Minggu (15/7/2018) di GOR Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Sleman. SKN Kebumen bakal mewakili Indonesia di turnamen bergengsi tersebut.

SKN merupakan tim muda yang berhasil tampil sebagai runner up kompetisi futsal Tanah Air musim lalu. Meski begitu, SKN yang juga mengandalkan para pemain muda siap tampil all out dan membawa harum nama Indonesia. “Kami hanya punya beberapa pemain senior. Di luar itu 70 persen pemain,” ucap pelatih SKN Kebumen Deni Handoyo, Minggu (15/7/2018).

Beberapa pemain senior berlabel timnas yang ada di skuad asuhannya antara lain Ichsan Rahardian (kiper) dan Syarif Hanif (pivot). Termasuk dua pemain Belanda Khalid dan Said juga masuk dalam kategori senior. “Kami bangga bisa mewakili Indonesia di turnamen ini. Kami baru terbentuk tahun lalu tapi coba berjuang untuk nama baik Indonesia,” papar Deni.

SKN tergabung di Grup B bersama Bangkok BTS Futsal Club (Thailand), Melaka United Soccer Association (Malaysia) dan Sanatech Khanh Hoa FC (Vietnam). Sementara di grup A diisi Arbisyam FC (Brunei), U.Y.F.C Komchaymear (Kamboja), East Coast Heat FC (Australina) dan MIC Futsal Club (Myanmar).

Di laga perdananya, SKN akan ditantang Melaka United. Laga ini dipastikan bakal berlangsung seru mengingat adanya mantan pemain SKN Kebumen di tim lawan. Pada musim lalu, Khairul Effendi alias Ayon membela SKN Kebumen namun saat ini berganti kostum Melaka United.

Deni memastikan, kehadiran Ayon tidak akan berpengaruh banyak. Timnya memiliki strategi-strategi baru yang tidak bisa dibocorkan mantan pemain. “Kami sudah antisipasi dengan strategi yang baru. Kami optimistis bisa berbicara banyak,” katanya.

SKN Kebumen tak sendirian. Beberapa tim lainnya tercatat juga baru pertama kali tampil ada ajang strata kedua kejuaraan antarklub futsal se Asia Tenggara itu, seperti Arbisyam FC dan U.Y.F.C Komchaymear. “Kami mencari pengalaman di even ini,” ucap pelatih Arbisyam FC, Suzeemin.

Sementara arsitek Melaka United Muhammad Isah berharap timnya mampu memperbaiki pencapaian tim musim lalu. Kala itu, tim asal Negeri Jiran ini finish di tempat ketiga. “Tahun lalu banyak pemain pilar tak ikut sementara kali ini lebih lengkap. Minimal bisa seperti musim lalu atau bahkan bisa lebih baik,” tambah dia.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.