SMPN1 Maumere Terima Siswa Disabilitas

Editor: Mahadeva WS

385

MAUMERE – Sekolah Manengah Pertama Negeri (SMP N) 1 Maumere menerima siswa-siswi bekebutuhan khusus atau disabilitas. Selain itu sekolah yang berada di berada di tengah-tengah kota Maumere tersebut juga menerima anak yatim piatu untuk belajar.

Kepala sekolah SMPN1 Maumere Vitalis P.Sukalumba,SPd. Foto : Ebed de Rosary

“Kami menerima semua anak disabilitas kecuali tuna netra atau buta sebab fasilitas di sekolah kami belum memadai. Sementara untuk yang lainnya kami mampu sebab memiliki fasilitas dan tenaga pendidik,” sebut kepala sekolah SMPN1 Maumere, Vitalis P. Sukalumba,SPd, Kamis (19/7/2018).

Saat ini di sekolah tersebut terdapat empat siswa disabilitas dan 20 anak yatim piatu yang bersekolah tanpa dipungut biaya. Biaya sekolah murah dan fasilitas yang memadai membuat sekolah ini selalu dipenuhi calon siswa yang ingin bersekolah di tempat tersebut. “Bila anggota keluarga menyekolahkan satu anak di sekolah kami maka dikenai biaya Rp600 ribu, tetapi kalau dua anak maka biayanya Rp900 ribu. Kalau tiga orang anak maka siswa ketiga tersebut biaya pendidikannya gratis,” sebutnya.

SMPN1 Maumere, memilki 56 orang guru. Dari jumlah tersebut yang berstatus Aparatur sipil Negara (ASN) hanya 42 guru. Sementara satu orang guru honor kabupaten dan satu orang berstatus honor provinsi. Sedangkan sisanya 12 orang lainnya merupakan guru honor komite sekolah.

“Setiap siswa di sekolah kami kami selalu didik dengan disiplin sehingga setiap tahun selalu saja ada siswa kami yang menjadi juara di berbagai bidang baik di level kabupaten maupun level nasional. Tahun ini saja ada tiga siswa kami yang meraih juara 3 Kejurnas Inkai (karate) dan tiga siswa ikut lomba Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) tingkat nasional,” tuturnya.

Ainul Salsa Bila Hasa siswi kelas IX SMPN1 Maumere mengaku, senang bisa bersekolah di SMPN1 Maumere sebab sekolah ini merupakan salah satu sekolah negeri di Maumere. Sekolah tersebut masuk level nasional sebab memiliki berbagai prestasi gemilang. Di sekolah tersebut, Salsa yang tertarik dengan ilmuwan memilih bergabung dengan kelompok penelitian. Bersama dua teman lainnya, Dia mengembangkan bakat penelitian dengan bimbingan dari para guru yang berkompeten.

“Ini yang membuat kami bisa ikut lomba penelitian di tingkat nasional dalam Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) tingkat nasional. Tentunya kami berharap bisa meraih juara pertama sebab tahun lalu wakil dari sekolah kami juga meraih juara ketiga,” tuturnya.

Mario Januari Hilong Assan, siswa lainnya, juga mengaku bangga bisa mengikuti lomba penelitian tingkat nasional berkat bimbingan dari para guru yang berkompeten. “Saya merasa bangga bersekolah di SMPN1 Maumere sebab bisa diberikan kesempatan untuk mengembangkan bakat dan kemampuan sehingga bisa meraih prestasi dan bisa ikut lomba penelitian tingkat SMP di level nasional,” pungkasnya.

Baca Juga
Lihat juga...