banner lebaran

Solo Kembali Dapat Hibah Bus Tingkat

Editor: Mahadeva WS

186

SOLO – Kota Solo kembali mendapat hibah bus tingkat. Sebelumnya Solo sudah memiliki bus tingkat pertama di Indonesia yang kini difungsikan sebagai moda transportasi wisata.

Kali ini bus tingkat diberikan oleh perusahaan swasta yang bergerak di dunia perbankkan. Bus tingkat yang dihibahkan dipastikan akan menambah daya tarik ikon wisata di Solo, yang selama ini dikenal memiliki bus tingkat Werkudara. Bus tingkat senilai Rp4 milliar tersebut, Kamis (12/7/2018) diserahkan langsung kepada Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo.

Wali Kota Solo FX hadi Rudyatmo didampingi Pendiri kelompok bisnis Bank Mayapada, Dato Sri Tahir saat penyerahan bus tingkat wisata di Solo – Foto Harun Alrosid

“Bus tingkat ini untuk pariwisata di Solo sehingga dapat memberikan dampak positif. Adanya bus tingkat yang baru dihibahkan ini dapat melengkapi bus tingkat Werkudara yang sudah ada,” terang Rudy, Kamis (12/7/2018).

Tarif tiket bus tingkat wisata dari Bank Mayapada tersebut akan disamakan dengan tiket penumpang bus Werkudara. Besarnya tarif hanya untuk biaya operasional bus, dan tidak ingin membebani masyarakat yang ingin menikmati Kota Solo melalui bus tingkat. Besarnya tarif penumpang bus tingkat Werkudara selama ini adalah Rp 20.000. Sedangkan untuk carter bus berkapasitas 54 penumpang tersebut ditarif Rp 800.000. “Bus tingkat hibah ini bisa jadi cadangan Bus Werkudara. Artinya bus Werkudara yang tak pernah istrirahat, bisa gantian dengan bus ini,” imbuhnya.

Bus Werkudara yang dimiliki Solo telah beroperasi selama 10 tahun terakhir. Rata-rata perbulan bus tingkat wisata pertama di Indonesia tersebut melayani 24-30 trip. Bahkan, di akhir pekan maupun libur panjang, dalam sehari mampu melayani tiga trip. “karena tingginya operasional bus tingkat yang ada, akhir-akhir ini Bus Werkudara tak beroperasi karena perawatan,” imbuh Kabid Angkutan Dinas Perhubungan (Dishub) Taufiq Muhammad.

Pendiri kelompok bisnis Bank Mayapada Dato Sri Tahir menyatakan, hibah bus itu merupakan dukungan pelaku usaha untuk pengembangan pelayanan publik. “Indonesia ini terlalu luas jika semuanya dibebankan kepada pemerintah. Maka dari itu, kami mengajak pelaku usaha swasta untuk mengambil peran masing-masing,” tandasnya.

Hibah bus tingkat ke Solo ini merupakan kali ketiganya di Indonesia. Sebelumnya, pihaknya memberikan 5 unit bus tingkat di DKI Jakarta, dan 2 unit bus tingkat ke Kota Surabaya. “Bantuan ini kemungkinan akan ditambah, karena Pak Wali sepertinya tidak puas jika hanya satu unit. Ya nanti bisa dikomunikasi kembali,” tandasnya.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.