Sosialisasi Pengurangan Kantong Plastik Harus Gencar

Editor: Koko Triarko

238
Wakil Ketua Komisi III DPRD Balikpapan, H. Haris. –Foto: Ferry Cahyanti
BALIKPAPAN – DPRD Kota Balikpapan, meminta sosialisasi dalam mengkampanyekan pengurangan sampah plastik lebih dimasifkan, agar penerapannya berjalan maksimal.
Wakil Ketua Komisi III DPRD Balikpapan, Haris, meyakini masyarakat Balikpapan akan taat aturan pada kebijakan tersebut, seperti kebijakan yang sudah berjalan, yaitu membuang sampah ke TPS yang sudah terjadwal oleh Peraturan Daerah Pengelolaan Sampah.
“Saya lihat, masyarakat kita ini mengerti dan tertib aturan, seperti penerapan buang sampah ke TPS pada pukul 18.00 sore hingga 06.00 pagi. Sama halnya kebijakan baru ini, belanja di supermarket membawa tas belanja,” ungkapnya, Jumat (6/7/2018).
Untuk itu, pihaknya mendukung jika pengurangan penggunaan sampah plastik turut diterapkan di pasar tradisional.  “Tetapi, kebijakan juga bukan hanya untuk retail, tapi di pasar tradisional juga perlu diterapkan,” tandasnya.
Selain itu, sosialisasi penerapan pengurangan sampah plastik juga harus gencar dilakukan Pemkot Balikpapan, dengan memasang baliho di beberapa titik strategis. Termasuk menggandeng RT untuk menginformasikan peraturan itu kepada warganya.
“Sosialisasi pengurangan sampah plastik juga harus lebih gencar, mungkin ada masyarakat yang belum tahu, jadi di tempat-tempat strategis perlu sosialisasi,” jelas Haris.
Haris juga mengatakan, akan melakukan inspeksi mendadak secara rahasia ke sejumlah retail modern.
“Nanti kami pura-pura belanja. Begitu diberi kantong plastik, langsung kena teguran sesuai peraturan yang berlaku. Kalau masih ngotot, ya cabut saja izin usahanya,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion (P3E) Kalimantan, Tri Bangun L Sonny, menambahkan, adanya rencana penerapan Perwali di pasar tradisional dipastikan akan menimbulkan pro dan kontra.
“Kita sudah bayangkan dan antisipasi akan ada pertentangan di kebijakan itu, tapi kita jalan terus. Sosialisasi harus lebih masif, agar sasaran pengurangan sampah plastik dapat tercapai,” kata Sonny.
Baca Juga
Lihat juga...