Spanyol Gagal di Rusia, Fernando Hierro Mundur

Editor: Koko Triarko

242
Fernando Hierro mundur dari Timnas Spanyol. Ia hanya sukses mengantar Spanyol hingga babak 16 besar Piala Dunia Rusia. -Foto: fifa.com/ Sodik
MADRID – Hasil kurang memuaskan yang diraih Tim Nasional Spanyol di Piala Dunia Rusia, berbuntut pada pengunduran diri Fernando Hierro. Manajer yang menggantikan Julen Lopetegui resmi mundur dari posisinya.
Tidak hanya mundur sebagai manajer Timnas Spanyol, eks bintang Real Madrid itu juga mundur dari jabatannya sebagai direktur olahraga Spanyol, posisi yang didudukinya sebelum Piala Dunia, dimulai.
Hierro mengambil kendali tim Spanyol hanya sehari sebelum kick off Piala Dunia. Ia ditunjuk sebagai manajer Spanyol setelah federasi sepak bola Spanyol, RFEF memecat Julen Lopetegui, karena menerima job sebagai manajer Madrid menggantikan Zinedine Zidane.
Di bawah kendali Lopetegui, Spanyol melewati babak penyisihan grup B sebagai juara grup. Dari tiga laga, Spanyol dua kali meraih hasil seri dan hanya sekali meraih kemenangan. Pertama, Spanyol ditahan imbang Portugal 3-3, lalu menang tipis 1-0 atas Iran.
Di laga terakhir, Spanyol kembali bermain imbang 2-2 kontra Maroko. Namun, kiprah Spanyol terhenti di tangan Rusia di babak 16 besar. Spanyol sempat leading 1-0 sebelum disamakan oleh Rusia. Untuk menentukan pemenang laga dilanjutkan dengan adu penalty, dan Rusia menang dengan skor 4-3.
“Setelah berjalan bersama melewati jalan yang cukup jauh, RFEF dan Fernando Hieroo sepakat mengakhiri kerja sama, setelah kiprah di Piala Dunia Rusia berakhir,” bunyi pernyataan RFEF.
Masih menurut RFEF, Hierro menolak kembali ke posisi lamanya sebagai Direktur Olah Raga Spanyol. Hierro memilih mencari pengalaman dan tantangan profesional baru di luar timnas Spanyol.
Fernando Hierro menduduki posisi sebagai direktur olah raga Spanyol sebanyak dua periode. Pertama, periode 2007-2011. Saat itu, Spanyol berhasil membentuk tim terbaik dan meraih prestasi terbaik sebagai juara Eropa pada 2008 bersama pelatih Luis Aragones.
Spanyol melanjutkan hasil impresif pada 2010 dengan keluar sebagai juara dunia di bawah komando Vicente del Bosque. Ia melanjutkan posisi sebagai direktur olah raga mulai November 2017 hingga sekarang.
“Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada Fernando Hierro atas komitmen dan tanggung jawabnya mengambilalih kendali tim nasional di tengah situasi yang luar biasa. Serta untuk semua tugasnya bersama tim nasional,” lanjut pernyataan RFEF.
Baca Juga
Lihat juga...