Suap PLTU Riau-1, Eni Diperiksa KPK Sebagai Saksi Johannes

Editor: Mahadeva WS

189
Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di Gedung KPK Jakarta – Foto Eko Sulestyono

JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih, Selasa (24/7/2018). Pemeriksaan dilakukan dalam perkara suap atau gratifikasi proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Riau 1, Provinsi Riau.

Kabiro Humas KPK Febri Diansyah menyebut, pemeriksaan dilakukan dalam posisi Eni sebagai saksi untuk tersangka lainnya Johannes Budisutrisno Kotjo. “Eni Maulani Saragih (EMS) diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi untuk tersangka Johannes Budisutrisno Kotjo (JBK), pemeriksaan merupakan hasil pengembangan penyidikan sebelumnya terkait kegiatan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Jakarta,” ungkapnya, Selasa (24/7/2018).

Hanya saja Febri mengaku belum bisa memberikan penjelasan secara rinci mengenai materi pemeriksaan untuk Eni. Termasuk mengenai apakah pemeriksaan Eni tersebut, ada kaitannya dengan hasil pemeriksaan dua saksi lain, yaitu Menteri Sosial Idrus Marham dan Direktur Utama (Dirut) PT. PLN (Persero) Sofyan Basir.

Hingga saat ini, penyidik KPK telah menetapkan Eni Maulani Saragih dan Johannes Budisutrisno Kotjo sebagai tersangka dalam kasus tersebut. Eni diduga telah menerima uang suap sebesar Rp4,5 miliar. Diduga uang tersebut berasal dari pemberian Johannes melalui sejumlah perantaraan orang kepercayaannya.

KPK meyakini, pemberian uang tersebut bertujuan untuk memuluskan proses penandatanganan kerja sama proyek pembangunan PLTU Riau-1. Johannes diketahui merupakan pengusaha atau kontraktor sekaligus sebagai pemegang saham terbesar Blackgold Natural Resources Limited.

“KPK berhasil menemukan sejumlah barang bukti berupa uang tunai Rp500 juta, diduga uang tersebut merupakan pemberian keempat yang diterima Eni. Rinciannya pemberian pertama di Desember 2017 sebesar Rp2 miliar, pemberian kedua Maret 2018 sebesar Rp2 miliar sedangkan pemberian ketiga 8 Juni 2018 sebesar Rp300 juta,” pungkas Febri Diansyah.

Baca Juga
Lihat juga...