Swell Wave di Australia Akibatkan Tinggi Gelombang Capai 5 Meter

Editor: Mahadeva WS

223

BADUNG – Belakangan ini, sejumlah perairan di kawasan pesisir selatan Indonesia yang berada di Jawa Timur, Bali, NTB dan NTT sedang dihantam gelombang air laut cukup tinggi. Gelombang tinggi tersebut terjadi akibat perambatan gelombang (Swell Wave), di sebelah barat Australia. 

Sedang terjadi tekanan angin yang cukup meningkat di pesisir barat Australia. Hal itulah yang menyebabkan terjadinya gelombang tinggi yang pergerakannya sangat luas. Swell  Wave di barat Australia tersebut merambat menuju ke utara. “Karena pergerakannya ke utara, wilayah perairan Indonesia-pun kena rambatan gelombangnya. Yang terimbas adalah Jawa, Bali, NTB, NTT,” tutur Prakirawan BMKG Wilayah III Denpasar I Ketut Wirata, Rabu (25/7/2018).

Wirata menyebut, gelombang tinggi tersebut diprediksi akan terus terjadi hingga akhir Juli mendatang. Khusus untuk Bali, yang perlu diatensi adalah kawasan perairan selatan. Ketinggian gelombang air laut di kawasan tersebut bisa mencapai lima meter.

“Sesuai dengan hasil data pemodelan cuaca dari BMKG, gelombang tinggi akan terjadi hingga akhir bulan ini. Hal itu tergantung dari gelombang sewell atau alun yang ada di barat Australia dan kondisi angin di Indonesia. Gelombang tinggi ini sebagian besar dipengaruhi oleh swell di Australia,” ungkapnya.

Dengan kondisi tersebut, masyarakat diimbau agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di laut. Masyarakat juga dapat selalu memperhatikan update informasi cuaca dari BMKG. “Kami terus memberikan informasi, terutama para agen travel yang memiliki usaha penyeberangan. Kami berharap mereka memperhatikan informasi dari kami. Tujuannya untuk menghindari risiko besar yang terjadi. Karena tinggi gelombang lima meter itu sudah ekstrim,” jelasnya.

.Koordinator Balawista Badung, I Ketut Ipel.-Foto: Sultan Anshori.

Koordinator Balawista Badung, I Ketut Ipel mengatakan, ombak besar sudah mulai terlihat sejak beberapa hari terakhir. Tidak hanya ombak yang besar, tetapi pasang naik air lautnya terlihat lebih tinggi. Ombak besar ditambah dengan pasang naik membuat hempasan ombak sampai ke trotoar di depan kantor Balawista Pantai Kuta.

“Tanda-tandanya sudah mulai terlihat Selasa (24/7/2018) sore. Rabu (25/7/2018) ini ombaknya sampai ke tempat pedagang pantai berjualan. Ombak besar hari ini tak hanya di Kuta, tapi semua pantai di Badung. Dengan kondisi seperti ini kami sebagai tim balawista bekerja lebih ekstra lagi. Kami melihat ancaman dari gelombang ini sangat besar. Terlihat banyak gelombang tarik. Itu berbahaya, terutama untuk anak-anak,” tuturnya.

Menurutnya, gelombang besar tersebut memiliki volume besar karena juga dekat dengan purnama. Biasanya, menjelang purnama pasang naik air laut besar. Pasang besar ditambah dengan ombak besar menjadikan kekuatan gelombangnya lebih dasyat. “Untuk hari ini areal berenang kami tutup. Kami menghimbau pengunjung untuk selalu waspada. Patuhi rambu-rambu yang terpasang,” pungkasnya.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.